Slide -1

Title.com.

11 ADAB MURID TERHADAP GURU

Sumber : Imam Al-Ghazali di dalam Bidayatul-Hidayah*

Minggu, 26 Januari 2020

TERAPI HATI

.
"Seseorang bertanya kepada Habib Umar, "Ya Habib, Apa saja yang dapat menyebabkan hati menjadi teguh dalam meninggalkan maksiat?.
.
Jawab Habib Umar, "Hati seseorang mukmin dapat menjadi teguh dan kokoh untuk meninggalkan maksiat dengan cara menetap di tempat pelarian yang benar!".
(Fafirruu ila Allah, Berlarilah menuju Allah).
.
Untuk dapat menggapainya, Tempuhlah cara-cara berikut.
1). Renungkanlah akibat buruk dari dosa, Bahayanya, Dampak negatifnya, Tempat kembalinya menjijikkan, Dan berakhir dengan buruk.
.
2). Menjauh dari pelaku dosa dan jangan dengarkan perkataannya.
.
3). Bersedang-sedang dalam makan, Minum dan berpakaian. Sederhanalah, Jauhi kenyang dan berlebih-lebihan.
Para ulama' menyebutkan, Bahwa menjaga diri dari maksiat, Bisa dilakukan dengan cara menjaga 4 hal dari 4 hal yang lain.
.
1). Menjaga perut dari kekenyangan.
2). Menjaga mata dari memandang (menjaga pandangan dari maksiat).
3). Menjaga lisan dari bicara (hal yang tidak bermanfaat).
4). Menjaga hati dari berpikir (hindari pikiran negatif!)".
.
(Nasihat Hikmah, Guru Mulia Al Imam Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz).
Share:

FANATIK TERHADAP GURU

Pernah mungkin ada dalam benak kita bahwa guru yang kita jadikan panutan adalah guru yg terbaik, namun sadarkah kita bahwa perkataan tersebut adalah bentuk sebuah kesombongan?. Boleh kita mencintai guru kita, namun jangan sampai kecintaan kita terhadap guru kita membutakan kemuliaan guru-guru yang lain. Karena hal itulah muncul kefanatikan dalam hati kita dan membuat diri kita meremehkan yang lain. 
Boleh kita mencintai guru kita, yang mendidik ruhani kita, yang mengenalkan kita kepada Allah dan rasulNya, namun jangan memaksa orang lain untuk mempunyai perasaan yang sama seperti kita, sebab perasaan cinta itu bukan karena sebuah keterpaksaan.


Jangan sampai kita memaksakan pendapat guru kita kepada orang lain karena itu dapat menimbulkan permusuhan diantara saudara kita yang lain. 
Pendapat guru kita adalah milik pribadi kita dengan tanpa menafikan pendapat yg lain, hargai pendapat guru-guru yg lainnya.

Seorang guru ruhani adalah milik pribadi kita, apa yg dinasehatkannya kepada kita adalah untuk kita, karena belum tentu cocok untuk orang lain.

Cintai guru kita tanpa ada fanatik dan merendahkan yang lain.
*Sedikit Kutipan dari nasehat Guru Mulia Al Musnid Al Habib Umar bin Muhammad bin Hafidz
.
اللهم صل وسلم علی سيدنا محمد وعلی آل سيدنا محمد .

Share:

Kamis, 23 Januari 2020

Majelis Rotib Alawiyyin Palangkaraya Hadiri Haul pimpinan Ponpes Darunnasyien, lawang

Palangkaraya,- Jum'at (24/1) jamaah Majelis Rotib Alawiyyin Palangkaraya berangkat menghadiri haul Al ustadz Habib Ali bin Muhammad Ba'bud di Martapura pada tanggal 24/01. Majelis yang di pimpin oleh Habib Akhmad Assegaf ini berangkat dari Palangkaraya, pada pagi Jum'at.

Rombongan berangkat pada pukul 09.00 wib dengan jumlah 30 orang ini, langsung menuju tempat acara haul yaitu jalan guess house Sulaiman di Martapura.

Beliau yang kita hadiri haulnya ini adalah salah satu pimpinan pondok pesantren Darunnasyien Lawang periode 2, jelas Habib Akhmad Assegaf, pimpinan majelis Rotib Alawiyyin Palangkaraya sekaligus Alumni Ponpes Darunnasyien ini, terang Habib Akhmad Assegaf. (Abu Atoillah )

Acara yang diadakan oleh Alumni Ponpes Darunnasyien kalsel-teng ini, adalah salah satu bentuk kecintaan mereka terhadap Guru, terang Habib Akhmad Assegaf.
Share:

Sabtu, 31 Agustus 2019

Sambut Tahun baru hijriah 1441 H, Darkah Madinah Palangkaraya mempererat silaturahmi dengan turnamen futsal


Palangkaraya,(01/08/2019).-Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1441 Hijriyah dan mempererat ukhuwah Islamiyah komunitas Darkah Madinah Palangkaraya menggelar turnamen futsal Hijriah Cup.

Turnamen ini digelar pada Sabtu (31/08/2019) di stadion Rajawali jalan set adji.
Ketua panitia qomarullah menegaskan bahwa kegiatan tersebut digelar untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, khususnya pemuda Islam.

Secara simbolis, pembukaan turnamen dilakukan dengan tendangan kick off ke gawang oleh penasehat Darkah Madinah Palangkaraya Habib Umar Assegaf Bahlega di depan pemain futsal dan official.

Qomarullah menjelaskan, kegiatan seperti turnamen futsal tersebut digelar tidak terlepas dari upaya mempersatukan umat. Setelah turnamen tersebut, diharapkan ke depannya bisa digelar kegiatan lain juga dalam tujuan yang sama.

Pada hari Sabtu, digelar babak kualifikasi dan final Turnamen futsal ini diikuti 6 tim/klub futsal Palangkaraya dari komunitas, dan organisasi keislaman.


Pada laga puncak, tim futsal dari Oemar FC tampil sebagai juara Hijriah Cup setelah berhasil mengalahkan Warkop Papadaan FC dengan skor 4 - 3 setelah melalui adu pinalti karena waktu normal skor imbang 2 - 2.

“Alhamdulillah Oemar futsal keluar sebagai juara di turnamen,” ujar pemain Oemar FC, lam, mengucapkan rasa syukurnya.

“Kami berterima kasih kepada para sponsor yang telah berpartisipasi di turnamen ini khususnya Kausar  motor, Banyuwangi motor, JNE Palangkaraya dan Khalid star dan kepada Habib Umar Assegaf Bahlega atas doa dan dukungannya. (Abu Atoillah)
Share:

Minggu, 18 Agustus 2019

Siapa yang wajib Berdakwah - Habib Jindan Bin Novel

Sampaikan walaupun satu ayat mewakili Rasullulah

Guru Besar dakwah adalah Nabi Muhammad Shollallahu 'alihi wassalam

Baca juga: Sharing night, dihadiri ratusan anak muda Palangkaraya


Share:

Kamis, 15 Agustus 2019

Mengapa Sedemikian Jatuh Keadaan Umat Ini - Habib Umar bin Hafidz

Mengapa Sedemikian jatuh keadaan umat ini?
siapa yang menkhianati dan menipunya?
Bagaimana bisa keadaanya berubah seperti ini?
Wahai para pemilik hati yang di dalamnya tersimpan cahaya La Ilaha Illallah!!
apakah kalian tidak tergerak sedikitpun menyaksikan keadaan semacam ini?
Apakah kalian tidak merasa sedih dan tidak melihat kewajiban dihadapan kita?
sudah sejauh mana penyimpangan umat ini sekarang?
Siapakah yang mengendalikan pemikirannya?
Siapa yang mengendalikan tujuan dan hasratnya?
Sudah sejauh manakah mereka menyimpangkan umat ini.
Wahai Tuhan kami yang Tiada Tuhan selain engkau,sadarkanlah dan bebaskanlah hati para pemeluk islam mulai dari timur ke barat dari penguasaan kaum kafir musuh-musuh-Mu yang menyesatkan jalan

Baca juga : Hari pertama masuk, orang tua mengantarkan langsung anaknya ke TKA dan TPA Darul Haddad

Bebaskan dan sucikanlah hati kami Ya Rabb!!
Sebarkanlah kallimat La Illaha Illallah kepada hati yang belum mengucapkannya supaya dapat mengucapkannya ya Allah!!!

Share:

Support