Slide -1

Title.com.

11 ADAB MURID TERHADAP GURU

Sumber : Imam Al-Ghazali di dalam Bidayatul-Hidayah*

Senin, 31 Agustus 2020

ADAB BANGUNKAN ANAK DARI TIDUR



Cara atau adab membangunkan anak yang tidur, anak yang masih bayi, kanak - kanak , remaja atau dewasa.

1. Beri salam kepada anak yang sedang tidur

2. Sentuh ujung ibu jari kakinya dan goyangkannya perlahan -perlahan.

3. Panggil namanya dengan lembut dan teruskan menggoyang kakinya.

4. Kalau masih belum bangun, kuatkan sedikit suara dan goyang badannya.

5. Teruskan memanggil namanya dan panggillah sayang, manja atau anak.

6. Bangunkan sambil memujinya contoh: Bangun sayang, anak umi yang baik, anak umi yang soleh, anak umi yang rajin.

7. Setelah anak bangun, usap kepalanya sambil berucap dengan lembut agar ia mandi , sholat subuh dan bersegera ke sekolah untuk menjadi anak yang bijak pandai.

8. InsyaALLAH , anak anda akan bangun dengan badan yang segar dan otak yang cerdas karena dibangunkan dengan penuh kasih sayang.

Cara ini juga boleh dilakukan kepada suami isteri tersayang atau kesiapa saja.


Sumber : https://t.me/akhwattarim

Share:

Sabtu, 29 Agustus 2020

PERINGATI 10 MUHARAM, IBU-IBU PENGAJIAN MASJID NURUL HIKMAH MEMBUAT BUBUR ASYURA DAN SANTUNI ANAK YATIM

Palangkaraya,-  Salah satu tradisi orang Banjar di 10 Muharam adalah membuat bubur Asyura. Bubur yang di masak hanya di hari Asyura ini sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Kalimantan Selatan khususnya suku Banjar. Selain membuat bubur Asyura, pada tanggal 10 Muharam juga di kenal sebagai hari Raya anak yatim. Di mana mereka yang mampu memberikan santunan kepada anak yatim dengan niat mendapatkan barokahnya.

Tradisi ini masih di laksanakan oleh ibu-ibu Pengajian Masjid Nurul Hikmah yang berada di jalan Darmosugondo kompleks palangkasari. Sabtu (29/08/2020)

Ketua ibu-ibu Pengajian Masjid Nurul Hikmah Hj. Norsidah mengatakan pembuatan bubur Asyura dan memberikan santunan kepada anak yatim sudah menjadi tradisi yang di lakukan ibu-ibu Pengajian.

"Pembuatan bubur Asyura dan santunan anak yatim ini setiap tahunnya kita laksanakan pada tanggal 10 Muharam. Dan ini sudah menjadi tradisi khususnya warga komplek Palangkasari," tuturnya

Hj. Norsidah menjelaskan dana untuk pembuatan bubur Asyura ini dari sumbangan yang diberikan oleh warga. Dan pembuatan buburnya dimasak oleh ibu-ibu warga komplek Palangkasari.

"Untuk biaya pembuatan bubur Asyura kita mendapat sumbangan dari warga sekitar kompleks. Dan pembuatan buburnya di lakukan secara gotong royong oleh warga kompleks. Sedangkan untuk santunan kepada anak yatim di berikan langsung oleh warga yang mampu. Yang mana anak yatimnya dari anak-anak yatim yang ada di sekitar kompleks palangkasari," jelasnya

Ibu yang akrab disapa Hj.idak ini mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur dan relawan yang telah membantu kegiatan 10 Muharam ini.

"Kami dari ibu-ibu Pengajian Masjid Nurul Hikmah kompleks Palangkasari mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah menyumbangkan hartanya dan kepada para relawan yang telah membantu hingga terlaksananya kegiatan ini," ucapnya (Anas)
Share:

SADAR PENTINGNYA ILMU AGAMA, BPK PINUS PERMAI BENTUK MAJELIS TA'LIM


Palangkaraya,-  Ilmu adalah kunci segala kebaikan dan pengetahuan. Ilmu merupakan sarana untuk menjalankan apa yang Allah perintahkan pada kita. Tak sempurna keimanan dan tak sempurna pula amal kecuali dengan ilmu. Dengan ilmu Allah disembah, dengannya hak Allah ditunaikan, dan dengan ilmu pula agama-Nya disebarkan.

Sadar akan pentingnya ilmu agama BPK Pinus Permai berinisiatif membentuk Majelis Ta'lim yang jamaahnya dari anggota BPK Pinus Permai,warga sekitar dan masyarakat umum.

"Sebenarnya keinginan membentuk Majelis Ta'lim untuk anggota BPK sudah lama, cuma hari ini bisa terealisasikan. Ini keinginan anggota BPK, selain bisa beramal melalui kegiatan sosial yaitu membantu memadamkan api, anggota BPK juga mempunyai ilmu agama. Karena beramal tanpa ilmu sia-sia," tutur ketua BPK Pinus Permai Ahmad Sukamdani. Sabtu (29/08/2020)

Ahmad Sukamdani mengucapkan terima kasih kepada Al Habib Jakfar Al Haddad yang mau memimpin majelis taklim dan langsung memberi nama Majelis Darul Fatah.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang mulia Al Habib Jakfar Al Haddad yang telah mau membimbing anggota BPK Pinus Permai, dalam menuntut ilmu agama,dan langsung memberi nama majelisnya, Majelis Ta'lim Darul Fatah," ucapnya

Sementara itu Al Habib Jakfar Al Haddad berharap Majelis Darul Fatah bisa menjadi pembuka Rahmat, pembuka kebaikan dan pembuka Barokah bagi anggotanya dan masyarakat umum.

"Majelis ini dinamakan Darul Fatah yang artinya Pintu Pembuka. Mudahan Majelis ini menjadi wasilah dibukakannya pintu Rahmat, pintu kebaikan dan pintu Barokah khususnya bagi anggotanya dan bagi masyarakat pada umumnya," harapnya

Habib yang berdomisili di Kota Pasuruan Jawa Timur ini menambahkan semoga Majelis Darul Fatah selalu Istiqomah dalam menuntut ilmu.

"Mudahan para anggota BPK Pinus Permai selalu Istiqomah dalam menuntut ilmu agama, dan membantu sesama dalam kegiatan sosial. Karena manusia yang berguna itu manusia yang bermanfaat bagi orang lain," pungkasnya (Anas)
Share:

Kamis, 27 Agustus 2020

12 ADAB SUAMI TERHADAP ISTRI


Suami dan istri adalah dua insan yang 
saling mengikatkan diri. Ada hak dan kewajiban bagi  mereka termasuk yang berkaitan dengan adab.

Imam Al-Ghazali dalam kitabnya berjudul Al-Adab fid Din dalam Majmu'ah Rasail al-Imam al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, halaman 442) menjelaskan tentang adab seorang suami terhadap istri sebagai berikut: 

 آداب الرجل مع زوجته: حسن العشرة، ولطافة الكلمة، وإظهار المودة، والبسط في الخلوة، والتغافل عن الزلة وإقالة العثرة، وصيانة عرضها، وقلة مجادلتها، وبذل المؤونة بلا بخل لها، وإكرام أهلها، ودوام الوعد الجميل، وشدة الغيرة عليها 

Artinya: Adab suami terhadap Istri, yakni: berinteraksi dengan baik, bertutur kata yang lembut, menunjukkan cinta kasih, bersikap lapang ketika sendiri, tidak terlalu sering mempersoalkan kesalahan, memaafkan jika istri berbuat salah, menjaga harta istri, tidak banyak mendebat, mengeluarkan biaya untuk kebutuhan istri secara tidak bakhil, memuliakan keluarga istri, senantiasa memberi janji yang baik, dan selalu bersemangat terhadap istri.  

Dari kutipan di atas, dapat diuraikan kedua belas adab suami terhadap istri  sebagai berikut: 

Pertama, bergaul dengan baik.  Seorang suami hendaknya berinteraksi dengan istri secara baik. Seorang suami adalah pelindung bagi istrinya. Tidak selayaknya ia mengambil jarak dari istrinya karena merasa memiliki kedudukan lebih tinggi dalam keluarga.  

Kedua, bertutur kata yang lembut. Seorang suami hendaknya berbicara kepada istrinya dengan bahasa yang lembut. Kata-kata kasar dan caci maki yang menyakitkan istri harus dihindari. Jika hubungan suami dan istri baik tentulah suasana rumah tangga sangat menyenangkan.  

Ketiga, menunjukkan cinta kasih. Seorang suami hendaknya selalu menunjukkan cinta dan kasih sayangnya kepada istri. Dalam suasana marah pun, seorang suami tetap dituntut dapat menunjukkan kasih dan sayangnya kepada istri.   

Keempat, bersikap lapang ketika sendiri. Seorang suami hendaknya tetap memiliki kemandirian sehingga jika suatu ketika harus sendirian di rumah, misalnya karena istri ada perlu di luar rumah yang tidak bisa dihindari, ia dapat melayani dirinya sendiri dengan baik tanpa banyak keluhan. Apalagi menyalahkan istri. 

Kelima, tidak terlalu mempersoalkan kesalahan istri. Setiap orang bisa berbuat salah meskipun mungkin telah berusaha bersikap hati-hati. Jika istri berbuat salah, seorang suami hendaknya  dapat menasihatinya dengan bijak. Tentu saja tidak setiap kesalahan harus dipersoalkan secara serius dan berlarut-larut sebab hal ini dapat memperburuk hubungan.  

Keenam, memaafkan jika istri berbuat salah. Dalam Islam memaafkan sangat dianjurkan. Oleh karena itu seorang suami, diminta atau tidak, hendaknya dapat memaafkan kesalahan istri. Memaafkan adalah sikap moral yang sangat terpuji dan menunjukkan jiwa besar.  

Ketujuh, menjaga harta istri. Harta istri seperti mahar dari suami atau hasil bekerja sendiri merupakan milik istri. Oleh karena itu seorang suami hendaknya menjaga harta itu dengan baik dan tidak mengklaim sebagai miliknya. Jika ia bermasud menggukan sebagian atau seluruh harta itu, maka harus meminta izin dari istrinya hingga  mendapatkan persetujuan.  

Kedelapan, tidak banyak mendebat. Perdebatan tidak selalu berdampak baik. Oleh karena itu seorang suami hendaknya dapat menghargai pendapat istri sekalipun mungkin kurang setuju. Tentu saja hal ini berlaku untuk masalah-masalah yang memang kurang prinsipil.    

Kesembilan, mengeluarkan biaya untuk mencukupi kebutuhan istri secara tidak bakhil. Sebuah parikan bahasa Jawa berbunyi: Lombok ijo lombok jeprit, karo bojo ojo medhit. Maksudnya,  suami-istri jangan pelit satu sama lain sebab hal ini akan berdampak kurang baik dalam keharmonisan keluarga.  Suami dan istri hendaknya bersikap longgar satu sama lain untuk saling membantu.     

Kesepuluh, memuliakan keluarga istri. Secara naluri seorang istri umumnya memiliki hubungan emosional yang sangat kuat dengan keluarganya. Demikian pula sebaliknya. Oleh karena itu seorang suami hendaknya bersikap baik terhadap keluarga istrinya dengan menghormati mereka.  Sikap sebaliknya akan melukai perasaan istri.   

Kesebelas, senantiasa memberi janji yang baik. Menjanjikan sesuatu yang baik kepada istri adalah baik terutama dalam rangka mendorong kebiasaan yang baik dalam keluarga. Sebaliknya, sangat sering memberi ancaman-ancaman tentu tidak bijaksana sebab akan menimbulkan ketakutan-ketakutan yang  berdampak kurang baik. 

Kedua belas, selalu bersemangat terhadap istri. Kegairahan hidup berumah tangga harus selalu dirawat dengan baik. Oleh karena itu seorang suami hendaknya menunjukkan semangatnya dalam berinteraksi dengan istri termasuk dalam memenuhi nafkah lahir dan batinnya.  

Demkianlah kedua belas adab suami terhadap istri sebagaimana nasihat Imam Al-Ghazali. Nasihat ini sekaligus menepis anggapan bahwa seorang suami boleh berbuat sesuka hati kepada istrinya. 

Tentu saja hal ini tidak benar sama sekali karena Islam sangat menekankan sikap adil. Jangankan kepada istri yang kita cintai, kepada pihak lain yang mungkin kita tidak suka, kita tetap dituntut bersikap adil.   

Ustadz Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta.
Share:

Selasa, 25 Agustus 2020

ADAB KEPADA KEDUA ORANGTUA


Jika kamu masih memiliki kedua orangtua, maka adab kepada keduanya adalah:

1. Mendengarkan ucapan keduanya.

2. Berdiri ketika mereka berdiri.

3. Mematuhi perintah keduanya.

4. Tidak berjalan di depan keduanya.

5. Tidak mengangkat suara melebihi suara keduanya.

6. Menjawab panggilan keduanya.

7. Bersemangat untuk mendapatkan keridhoan keduanya.

8. Tawadhu' kepada keduanya.

9. Tidak mengungkit-ungkit kebaikan kepada keduanya, tidak pula mengungkit bahwa kita sudah mematuhi perintah keduanya.

10. Tidak melihat kepada keduanya dengan pandangan marah.

11. Tidak memasamkan wajah di depan mereka.

12. Tidak pergi kecuali setelah meminta izin kepada keduanya.

Sumber : Kitab Bidayatul Hidayah

Share:

PAHALA BESAR BAGI WANITA HAID

 

نزهة المجالس صـ ٢٩٠ / للنساء فقط صـ ١٥


 فائدة: عن النبي صلى الله عليه وسلم إذا اغتسلت المرأة من حيضها وصلت ركعتين تقرأ فاتحة الكتاب وقل هو الله أحد ثلاث مرات غفر الله لها كل ذنب عملته من صغيرة أو كبيرة ولم تكتب عليها خطيئة إلى الحيضة الأخرى وأعطاها أجر ستين شهيدا وبنى لها مدينة في الجنة وأعطاها على كل شعرة على رأسها نورا وإن ماتت إلى الحيضة الأخرى ماتت شهيدة


FAEDAH : 


Rasulullah SAW bersabda, 

"Jika seorang wanita mandi untuk bersuci dari haidnya, kemudia dia sholat (sunnah) dua rakaat, dan membaca surat Al-Fatihah dan dilanjutkan membaca Al-Ikhlas sebanyak 3 kali, maka Allah SWT akan mengampuni setiap dosa yang pernah dia kerjakan, baik dosa kecil maupun dosa besar, dan kesalahannya tidak akan dicatat hingga dia haid lagi, dan baginya pahala 60 syahid, dan dibangunkan untuknya rumah disurga, dan dijadikan untuknya setiap helai rambutnya cahaya, seandainya dia meninggal sebelum sampai waktu haidnya lagi, maka dia meninggal dalam keadaan mati syahid."


Sumber : Kitab Nuzhatul Majalis, hlm 290 / Lin Nisa' Faqot, hlm 15

Share:

Minggu, 23 Agustus 2020

MERIAHKAN HUT RI KE 75 DAN TAHUN BARU 1442 HIJRIAH, BIKERS SUBUHAN PALANGKARAYA GELAR DONOR DARAH

Palangkaraya,- Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 75 dan Tahun Baru 1442 Hijriah, Bikers Subuhan Palangkaraya mengadakan aksi donor darah di bundaran besar, Kota Palangkaraya. Minggu (23/08/2020)

Ketua Aksi donor darah Khairul menyampaikan Aksi bakti sosial donor darah  ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 75 dan Tahun Baru 1442 Hijriah. Kegiatan donor darah salah satu wujud kepedulian terhadap sesama.

"Aksi donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT RI ke 75 dan Tahun Baru 1442 Hijriah, sebagai bentuk kepedulian sosial antar sesama dan rasa kemanusiaan komunitas Bikers Subuhan Palangkaraya dalam upaya membantu sesama, karena setetes darah  yang di donorkan sangat berharga dan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan," tuturnya


Khairul menambahkan darah yang terkumpul akan segara disalurkan kepada saudara kita yang membutuhkan transfusi darah dan mereka yang memerlukan.

"Dalam hal ini Bikers Subuhan Palangkaraya berkerjasama dengan PMI Kota Palangkaraya dalam upaya mengatasi kebutuhan darah di wilayah Kota Palangkaraya. Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan khususnya PMI Kota Palangkaraya yang menyambut baik dan mau berkerja sama dengan Bikers Subuhan Palangkaraya dalam kegiatan donor darah ini" ucapnya


"Bikers Subuhan Palangkaraya adalah komunitas Bikers yang ada di Kota Palangkaraya yang bertujuan memakmurkan masjid setiap subuh dan untuk menambah ilmu agama. Mudahan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih memakmurkan masjid khususnya saat sholat subuh. Harapnya. (Anas)

Share:

Jumat, 21 Agustus 2020

JUMAT BERKAH, KOMUNITAS GENERASI PEDULI BAGIKAN NASI BUNGKUS


Palangkaraya,- 
 Pendemi Covid-19 sampai saat ini belum berakhir. Ini berdampak kepada beberapa sektor, salah satunya sektor ekonomi. Bagi ekonominya menengah kebawah dampak pandemi ini begitu sulit terhadap ekonomi keluarga mereka.

Peduli dengan mereka, komunitas Generasi Peduli membentuk gerakan Jumat berkah, yang salah satu kegiatannya memberikan nasi bungkus kepada masyarakat  yang membutuhkan khususnya di Kota Palangkaraya.

"Aksi Jumat berkah ini rutin setiap Jumat kita laksanakan dengan tujuan meringankan beban saudara-saudara kita yang ekonominya terdampak pandemi ini, salah satunya dengan membagikan nasi bungkus kepada tukang becak, buruh, tukang parkir dan anak yatim-piatu serta masyarakat yang membutuhkan," tutur Sujatmi sebagai koordinator aksi. Jumat (21/08/2020)


Sujatmi juga menambahkan hari ini ada 100 nasi bungkus yang di bagikan sekitaran pasar besar.

"Ada 100 nasi bungkus yang kita bagikan hari ini, untuk wilayah pasar besar dan sekitarnya, karena di pasar besar ini banyak tukang becak dan buruh harian yang mencari nafkah di pasar. Untuk itu nasi bungkus kami bagikan langsung kepada mereka dengan cara mendatangi mereka langsung," jelasnya


Sujatmi menjelaskan, kegiatan amal ini, awalnya muncul dalam obrolan WhatsApp, sehingga melalui rapat resmi, komunitas tersebut mencetuskan kegiatan Jumat berkah.

Ibu yang akrab di sapa bunda mimi ini berharap "aksinya ini mendapat respon positif dan bisa menggerakkan hati teman-teman yang lain agar bisa berbagi, karena berbagi itu indah," harapnya (Anas)

Share:

Kamis, 20 Agustus 2020

SEDANG MEMBANGUN RUMAH MARBOT, MASJID AL HIDAYAH PALANGKARAYA BUTUH BANTUAN DONATOR


Palangkaraya,-  Dalam peradaban Islam, masjid merupakan sentra dan jantung kegiatan masyarakat Muslimin. Tidak mungkin adab dan akhlak kolektif umat Islam terbina tanpa fasilitas tersebut.

Masjid disebut pula sebagai rumah ibadah. Sebab, di sanalah tempat pelaksanaan ibadah rutin secara berjamaah. Dengan sering hadir dalam jamaah, seorang Muslim tidak akan terasing dari sesamanya. Imannya pun akan kian kuat. 

Selain berfungsi sebagai tempat ibadah masjid juga memiliki fungsi sosial terhadap masyarakat.


Seperti Masjid Al Hidayah Palangkaraya Yang terletak di jalan Tjilik Riwut km. 11,5 selain sebagai tempat ibadah Masjid ini juga sering dijadikan tempat peristirahatan bagi mereka yang mau beristirahat untuk melepas penat.

Karena letaknya yang berada di jalan lintas antar kabupaten yang menghubungkan kota Palangkaraya dan kabupaten Katingan, sudah sewajarnya masjid Al Hidayah Palangkaraya menjadi rest area bagi mereka yang melakukan perjalanan jauh.

Masjid yang melaksanakan pengajian rutin setiap malam Jumat ini sedang berbenah untuk memenuhi fasilitas wudhu dan toilet, agar masyarakat yang mau melakukan ibadah atau beristirahat merasa nyaman.


Untuk pembangunan itu semua sekarang sudah berjalan 65 %. Selain fasilitas umum pengurus saat ini juga sedang membangun rumah untuk marbot.

Pengurus Masjid Al Hidayah Palangkaraya menghimbau bagi masyarakat yang mau menyumbangkan hartanya dan berdonasi untuk pembangunan rumah marbot, fasilitas wudhu dan toilet bisa datang langsung ke Masjid Al Hidayah yang terletak di jalan Tjilik Riwut Km 11,5, kota Palangkaraya. (Anas)
Share:

Rabu, 19 Agustus 2020

HABIB ABDULLAH BIN ALWI AL HADDAD : ULAMA PRODUKTIF YANG KARYANYA DIBACA DUNIA


Al-Imam al-Habib Abdullah bin Alawiy bin Muhammad al-Haddad RA, lahir di desa Sabir, kota Tarim, Hadramaut Yaman, pada hari Kamis 5 Safar 1044 H. Tumbuh berkembang dan dididik di Tarim. Habib Abdullah al-Haddad ditakdirkan sejak kecil matanya buta. Akan tetapi Allah memberinya nur al-bashirah (cahaya mata bathin), tajam dalam melihat dan menganalisa keadaan, dimudahkan dalam menghapal dan memahami pelajaran dan bersemangat serta sungguh-sungguh dalam belajar.

Semasa kecil dan remaja Habib Abdullah al-Haddad di Tarim, Hadramaut, belajar kepada al-Habib Umar bin Abdurrahman al-’Athas, al-Habib al-’Allamah ‘Aqil bin Abdurrahman al-Saqqaf, al-Habib al-’Allamah Abdurrahman bin Syekh ‘Aidid, al-Habib al-’Allamah Sahl bin Ahmad Bahasan al-Hadiliy Ba’alwiy, dan ketika ada kesempatan ke Makah al-Mukarramah belajar pada as-Sayyid Muhammad bin Alawiy al-Saqqaf.

Semasa hidupnya, Habib Abdullah al-Haddad mendedikasikan diri untuk gerakan dakwah, mengajar, menyebar hikmah, memberi nasihat yang baik, dan menulis kitab dengan cara ucapanannya diketik dan dituliskan oleh para muridnya, lantaran ada keterbatasan penglihatan. Dakwah, nasihat, dan kitab karyanya mendapatkan respon dan penerimaan yang baik oleh semua kalangan, dari masyarakat umum sampai pemerintah pada masanya.

Kitab-kitab karyanya sampai sekarang dibaca, dikaji, dan sebagai materi pengajian di dunia Islam, khususnya di Yaman. Sedangkan di Indonesia, kitab-kitabnya banyak dikaji dan dijadikan bahan ajar pengajian para kiyai dan santri kalangan Nahdhiyyin dan tentu saja di kalangan habaib sendiri. Bahkan dikenal dipenjuru dunia. Sebagian karyanya telah diterjemah ke bahasa asing, yaitu Inggris, Perancis, dan Indonesia.

Di antara kitab karyanya yang terkenal yaitu al-Nashaih al-Diniyah, al-Da’wah al-Tammah, dan Risalah al-Mu’awanah. Kitab-kitab ini dibaca di kalangan para kiyai dan santri Nahdhatul Ulama. Beliau sangat mencintai dan gandrung pada kitab-kitab karya Imam al-Ghazali, khususnya kitab Ihya ‘Ulumuddin. Sehingga beliau sangat terpengaruh oleh Imam al-Ghazali. Pengaruh Imam al-Ghazali sangat terasa di kitab-kitab karyanya. Seperti di kitab Nashaih al-Diniyah, beliau mengadopsi istilah-istilah yang dipopularkan Imam al-Ghazali, yaitu al-muhlikat (hal-hal yang merusak jiwa manusia) dan al-munjiyat (hal-hal yang menyucikan/menyelamatkan jiwa manusia).

Dilihat dari madzhab dan akidahnya, Habib Abdullah al-Haddad serupa dengan NU, yaitu seorang Ahlissunnah Wal Jamaah (Sunni), bermadzhab al-Syafi’i, dan sufi pengagum sufisme Imam al-Ghazali.

Di antara murid-muridnya yang kemudian hari menjadi ulama besar yaitu putranya sendiri yang bernama Al-Habib Hasan bin Abdullah al-Haddad, al-Habib Ahmad bin Zein al-Habsyi, al-Habib Abdurrahman bin Abdullah Balfaqih, Habib Muhammad dan Habib ‘Umar yang keduanya adalah putra dari Zein bin Semith, al-Habib Umar bin Abdurrahman al-Bar, al-Habib Ali bin Abdullah bin Abdurrahman al-Saqqaf, al-Habib Muhammad bin Umar bin Thaha al-Shafi al-Saqqaf. Dan masih banyak lagi ulama besar dan berpengaruh yang termasuk sebagai muridnya.

Pada tahun 1079, beliau pergi ke Mekah dan Madinah untuk menunaikan ibadah haji, ziarah ke makam kakek moyangnya, yaitu Rasulullah SAW, dan berkumpul bersama para ulama yang ada di Mekah dan Madinah.

Wafat dan berpulang ke Haribaan Allah SWT pada hari Selasa, 7 Dzu al-Qa’dah 1132 H. Dikubur di Kuburan Zanbal, kota Tarim, Yaman.

Kebanyakan karyanya ditulis dengan dengan bahasa yang enak dibaca. di antaranya yaitu Kitab Nashaih al-Diniyah ditulis dengan bahasa yang enak dibaca, mudah dipahami baik oleh terpelajar maupun orang umum.

Di dalamnya membahas beberapa tema yaitu; Mabhats at-taqwa (pembahasan tentang takwa); Mabhats al-’ilmi (pembahasan tentang ilmu); Mabhats al-shalat (pembahasan tentang shalat); Mabhats al-zakat (pembahasan tentang zakat); Mabhats al-shaum, (pembahasan tentang puasa); Mabhats al-haj (pembahasan tentang haji); Mabhats Tilawat al-Quran wa al-Dzikr (pembahasan tentang membaca al-Quran dan berdzikir); Mabhats al-Amr bi al-Ma’ruf wa al-Nahyi ‘an al-Munkar (pembahasan tentang perintah yang makruf dan larangan yang munkar); Mabhats al-Jihad; Mabhats al-Wilayah wa al-Huquq (pembahasan tentang perwaliyan dan hak-hak kewajiban); Mabhats al-Muhlikat (pembahasan tentang hal-hal yang merusak jiwa manusia); Mabhats al-Munjiyat (pembahasan tentang hal-hal yang menyucikan/menyelamatkan jiwa manusia); Khatimah al-Kitab fi ‘Aqidah Ahlissunnah wa al-Jamaah; Khatimah al-khathimah yang menjelaskan tujuh hadis keutamaan berdakwah.

Seluruh karya Habib Abdullah al-Haddad tersimpan rapih di perpustakaan Alawiyyin Jakarta, sebuah lembaga yang dirintis oleh para habaib Indonesia untuk mengoleksi karya-karya habaib Nusantara dan dunia Islam. Menurut penjelasan dari ketua kajiannya, KH. Habib Sayyid Yusuf Aidid, bahwa karya habaib yang berhasil dikumpulkan sampai hari ini mencapai 3000 judul. Ini sebuah kekayaan khazanah tersendiri yang layak diteliti dan dikaji.


Sumber : https://islami.co/habib-abdullah-bin-alwi-al-haddad-ulama-produktif-yang-karyanya-dibaca-dunia/

Share:

AMALAN UTAMA DI BULAN MUHARAM

Muharram termasuk bulan yang dimuliakan Allah SWT. Saking mulianya, ia dijuluki dengan syahrullah (bulan Allah). Muharram dikatakan mulia karena di dalamnya terdapat amalan sunah yang sangat dianjurkan untuk melakukannya. Amalan sunah yang dimaksud ialah puasa. Kesunahan puasa di bulan Muharram didasarkan pada hadits riwayat Abu Hurairah:

  جاء رجل إلى النبي ضلى الله عليه وسلم فقال: أي الصيام 
أفضل بعد شهر رمضان؟ قال:  شهر الله الذي تدعونه المحرم 

Artinya, "Seseorang datang menemui Rasulullah SAW, ia bertanya, ‘Setelah Ramadhan, puasa di bulan apa yang lebih afdhal?' Nabi menjawab, ‘Puasa di Bulan Allah, yaitu bulan yang kalian sebut dengan Muharram,” (HR Ibnu Majah). 

Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan sebagai berikut.
 
أفضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم

 Artinya, “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan ialah puasa di bulan Allah, Muharram.” 

Dalam Syarah Shahih Muslim, Imam An-Nawawi mengatakan, hadits ini menjadi dalil keutamaan puasa Muharram. Sementara hadits lain yang menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW lebih banyak berpuasa di bulan Sya’ban, bukan Muharram, dapat dipahami melalui dua tafsiran: pertama, ada kemungkinan Rasulullah SAW baru mengetahui keutamaan puasa Muharram di akhir hayatnya; kedua, Rasulullah SAW mungkin sudah memahami keutamaannya, namun beliau tidak memperbanyak puasa di bulan Muharram dikarenakan udzur, seperti sakit, sedang di perjalanan, dan lain-lain. Al-Qurthubi, seperti yang dikutip As-Suyuthi dalam Ad-Dibaj ‘ala Shahih Muslim menjelaskan: 
 إنما كان صوم المحرم أفضل الصيام من أجل أنه أول السنة المستأنفة فكان استفتاحها بالصوم الذي هو أفضل الأعمال 

Artinya, “Puasa Muharram lebih utama dikarenakan awal tahun. Alangkah baiknya mengawali tahun baru dengan berpuasa, sebab puasa termasuk amalan yang paling utama.” Memperbanyak puasa di bulan Muharram disunahkan karena ia merupakan pembuka tahun baru. Seyogianya tahun baru dihiasi dengan amal saleh dan puasa termasuk amalan yang paling utama. 

Tentu harapannya, di bulan selanjutnya, menjalankan ibadah puasa sunah ini tetap dilakukan dan tidak berhenti sampai akhir bulan Muharram. Selain awal tahun, dalam banyak hadits juga disebutkan bahwa tanggal 10 Muharram dianjurkan untuk berpuasa. 

Sebab itu, Zainuddin Al-Malibari dalam Fathul Mu’in mengatakan, “Bulan utama untuk berpuasa setelah Ramadhan adalah asyhurul hurum (bulan-bulan mulia). Sementara di antara asyhurul hurum itu bulan Muharram adalah yang paling utama, kemudian Rajab, Dzulhijah, Dzulqa’dah, Sya’ban, dan puasa ‘Arafah. Wallahu a’lam. (Hengki Ferdiansyah)

Sumber: https://islam.nu.or.id/post/read/71648/amalan-utama-di-bulan-muharram
Share:

Selasa, 18 Agustus 2020

INI DOA RASULULLAH SAW DI AKHIR TAHUN

Tahun hijriah akan mengalami pergantian tahun ada baiknya  kalau kita mengakhiri tahun ini dengan pengakuan dosa dan permohonan ampun kepada Allah. Dan baik pula kalau kita memohon penerimaan amal baik kita yang serba kurang itu. Berikut ini doa yang dibaca Rasulullah SAW di akhir tahun. 

 Doa ini dicantumkan oleh Sayid Utsman bin Yahya dalam karyanya Maslakul Akhyar sebagai berikut. 

اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ 
فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ 

Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm. 

Artinya, “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Karenanya aku memohon ampun kepada-Mu. Ampunilah aku.  Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah pupuskan harapanku. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.” 

Doa yang dibaca sebanyak tiga kali ini diharapkan menjadi akhir tahun yang baik. Semoga Allah menerima doa yang kita baca di akhir Dzulhijjah tahun ini. Wallahu a’lam. (Alhafiz K)
Share:

KETIKA ALI BIN ABI THALIB DITANYA TENTANG KEUTAMAAN ILMU DAN HARTA


Dari Ibrahim dari Alqamah dari Abdullah bin Mas’ud ra, ia berkata: bersabda Rasulullah SAW: 

 قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ أَعْمَالُ الْمَكْفِيِّيْنَ وَالصَّلاَةُ أَعْمَالُ الْأَعَاجِزِ وَٱلصَّوْمُ أَعْمَالُ الْفُقَرَاءِ وَالتَّسْبِيْحُ أَعْمَالُ النِّسَاءِ وَالصَّدَقَةُ أَعْمَالُ الْأَسْخِيَاءِ وَالتَّفَكُّرُ أَعْمَالُ الضُّعَفَاءِ أَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى أَعْمَالُ الْأَبْطَالِ؛ قِيْلَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ: وَمَا أَعْمَالُ الْأَبْطَالِ ؟ قَالَ: طَلَبُ 
الْعِلْمِ فَإِنَّهُ نُوْرُ الْمُؤْمِنِ فِى الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ. (رواه الحاكم) 

Membaca Al-Qur’an itu adalah amal orang-orang yang dilindungi dan shalat itu adalah amal orang-orang yang tak berdaya dan puasa itu adalah amal orang-orang miskin dan tasbih itu amal orang-orang perempuan dan sedekah itu amal orang-orang yang murah hati sedang tafakur itu adalah amal orang-orang yang lemah. (amalkanlah itu semua!) Maukah kutunjukkan kepada kalian amal para pahlawan? Ada yang bertanya: “Ya Rasulullah, apakah amal para pahlawan itu?” Beliau menjawab: “Menuntut ilmu, karena ia adalah cahaya orang mukmin di dunia dan akhirat”. (HR. Hakim). 
Bersabda Rasulullah SAW: 

أَنَا مَدِيْنَةُ الْعِلْمِ وَعَلِيٌّ بَابُهَا. 

 “Aku adalah kota ilmu sedang Ali adalah pintunya”. 

Tatkala kaum Khawarij mendengar hadits ini mereka mendengki kepada Ali ra dan berkumpullah sepuluh orang pemuka mereka: mereka berkata: Kita akan menanyakan satu masalah dan melihat bagaimana ia menjawab kita, seandainya ia menjawab masing-masing dari kita dengan jawaban lain, tahulah kita bahwa ia seorang yang alim sebagaimana dikatakan oleh Nabi SAW. 

Seorang di antara mereka datang kepada Ali bertanya: Hai Ali, mana yang lebih baik, ilmu atau harta? Ali menjawab: Ilmu lebih baik daripada harta. Orang itu bertanya: Dengan dalil apa? Ali menjawab: Ilmu itu warisan para nabi dan harta itu warisan Qarun dan Syaddad dan Fir'aun serta lainnya. Kemudian pergilah orang itu. 

Datang lagi seorang yang lain lalu bertanya seperti yang pertama. Ali menjawab: Ilmu lebih baik daripada harta. Orang itu bertanya: Dengan dalil apa? Ali menjawab: Ilmu menjagamu sedang engkau menjaga harta. Kemudian pergilah orang itu. 

Datang lagi seorang yang lain lalu bertanya seperti pertanyaan orang pertama dan kedua. Maka Ali menjawab: Ilmu lebih baik daripada harta. Orang itu bertanya: Dengan dalil apa? Ali menjawab: Pemilik harta mempunyai banyak musuh dan pemilik ilmu mempunyai banyak teman. Kemudian pergilah orang itu. 

Datang lagi seorang lain lalu bertanya: Mana yang lebih baik, ilmu atau harta? Ali menjawab: Ilmu lebih baik daripada harta. Orang itu bertanya: Dengan dalil apa? Ali menjawab: Apabila engkau belanjakan hartamu ia akan berkurang dan jika engkau amalkan ilmumu ia akan bertambah. Kemudian pergilah orang itu. 

Datang lagi seorang yang lain lalu bertanya: Mana yang lebih baik, ilmu atau harta? Ali menjawab: ilmu lebih baik daripada harta. Orang itu bertanya dengan dalil apa? Ali menjawab: Pemilik harta bisa dipanggil si pelit dan menjadi hina sedang pemilik ilmu dipanggil dengan sebutan agung dan mulia. Kemudian pergilah orang itu. 

Datang lagi seorang yang lain lalu bertanya: Manakah yang lebih baik, ilmu atau harta? Ali menjawab: Ilmu lebih baik daripada harta. Orang itu bertanya: Dengan dalil apa? Ali menjawab: Pemilik harta akan di hisab pada hari kiamat sedangkan pemilik ilmu akan memberi syafaat pada hari kiamat. Kemudian pergilah orang itu.

Datang lagi seorang yang lain lalu bertanya: Mana yang lebih baik, ilmu atau harta? Ali menjawab: Ilmu lebih baik daripada harta. Orang itu bertanya: Dengan dalil apa? Ali menjawab: Harta itu makin lama di diamkan makin bertambah usang, sedang ilmu itu tidak bisa lapuk dan usang. Kemudian pergilah orang itu. 

Datang lagi seorang yang lain lalu bertanya: Mana yang lebih baik, ilmu atau harta? Ali menjawab: Ilmu lebih baik daripada harta. Orang itu bertanya: Dengan dalil apa? Ali menjawab: Harta itu bisa membuat hati menjadi keras, sedang ilmu itu menerangi hati. Kemudian pergilah orang itu. 

Datang lagi seorang yang lain lalu bertanya: Mana yang lebih baik, ilmu atau harta? Ali menjawab: Ilmu lebih baik daripada harta. Orang itu bertanya: Dengan dalil apa? Ali menjawab: Pemilik harta dikatakan sebagai pemilik dengan sebab harta, sedang orang yang berilmu mengaku sebagai hamba Allah. 

Andaikata mereka bertanya tentang ini niscaya akan kujawab dengan jawaban lain selama aku hidup. Kemudian datanglah mereka dan menyerah semuanya.  

 Diterjemahkan dari Mawaa'idul Usfuriah, hal.4
Share:

DAMPINGI MASYARAKAT REHABILITASI NARKOBA, PBM : KAMI SIAP JAGA KERAHASIAANNYA

Palangkaraya,- Dampak menghirup lem fox akan berdampak negatif pada kesehatan baik jangka pendek dan jangka panjang. 

Adapun dampak jangka pendek yaitu hanya dalam beberapa detik saja, pengguna mengalami kemabukan dan efek lainnya seperti yang diakibatkan alkohol, menghirup lem dampaknya dalam jangka pendek juga menyebabkan apati, daya pertimbangan yang terganggu, ketidaksadaran, sakit kepala berat dan bercak-bercak di sekitar hidung dan mulut.

Sedangkan dalam jangka panjang akan berakibat bagi pengguna yang menghirup lem yaitu kelemahan otot, disorientasi, kurangnya koordinasi, sifat lekas marah, depresi, Kerusakan yang kadang-kadang tidak dapat disembuhkan pada jantung, hati, ginjal, paru-paru dan otak.

Untuk itu perlu sosialisasi bahayanya menghirup lem fox. Apalagi sekarang sudah menjadi trend di kalangan anak-anak dan remaja untuk menghirup lem fox.

Seperti yang terjadi terhadap dua remaja saat mau melakukan rehabilitasi narkoba yang didampingi oleh Pemulihan Berbasis Masyarakat (PBM) Kelurahan Pahandut, Palangkaraya. Selasa (18/08/2020).


Meraka mengaku ketika dalam keadaan mabuk lem fox apapun mereka lakukan karena dalam keadaan separuh sadar, sehingga melakukan hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Ketua PBM Kelurahan Pahandut Jayadi saat mendampingi masyarakat yang mau rehabilitasi mengatakan PBM siap memfasilitasi kepada para pengguna narkoba dan zat adiktif lainnya yang mau berubah dan melakukan rehabilitasi.

"Kami PBM siap memfasilitasi dan mengakomodasi bagi warga yang mau melakukan rehabilitasi narkoba dan zat adiktif lainnya. Tidak sampai di situ kami juga akan mendampingi juga setelah pasca rehab," ucapnya 

Jayadi juga menjelaskan bagi pasien yang mau rehabilitasi akan dijaga privasinya dan dijamin kerahasiaannya.

"Kami akan menjaga  privasi pengguna narkoba yang mau rehabilitasi dan kami jamin kerahasiaannya sehingga pengguna yang mau rehabilitasi tidak takut dan malu dengan masyarakat, karena privasinya terjaga dan ini semua gratis tanpa ada biaya," pungkasnya (Anas).
Share:

Senin, 17 Agustus 2020

LIMA MACAM PAHALA SEDEKAH


Al Imam As-Suyuti menyebutkan dalam salah satu kitabnya bahwa pahala sedekah itu ada 5 macam :

أَنَّ ثَوَابَ الصَّدَقَةِ خَمْسَةُ أَنْوَاعٍ : وَاحِدَةٌ بِعَشْرَةٍ وَهِيَ عَلَى صَحِيْحِ الْجِسْمِ ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِيْنَ وَهِيَ عَلَى الْأَعْمَى وَالْمُبْتَلَى ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِمِائَةٍ وَهِيَ عَلَى ذِي قَرَابَةٍ مُحْتَاجٍ ، وَوَاحِدَةٌ بِمِائَةِ أَلْفٍ وَهِيَ عَلَى الْأَبَوَيْنِ ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِمِائَةِ أَلْفٍ وَهِيَ عَلَى عَالِمٍ أَوْ فَقِيْهٍ اهـ
( كتاب بغية المسترشدين )

Sesungguhnya pahala bersedekah itu ada lima kategori :

1. Satu dibalas sepuluh (1:10) yaitu bersedekah kepada orang yang sehat jasmani.

2. Satu dibalas sembilan puluh (1:90) yaitu bersedekah terhadap orang buta, orang cacat atau tertimpa musibah, termasuk anak yatim dan piatu.

3. Satu dibalas sembilan ratus (1:900) yaitu bersedekah kepada kerabat yang sangat membutuhkan.

4. Satu dibalas seratus ribu (1: 100.000) yaitu sedekah kepada kedua orangtua.

5. Satu dibalas sembilan ratus ribu (1 : 900.000) yaitu bersedekah kepada orang yg alim atau ahli fiqih.

Sumber : Kitab Bughyatul Musytarsyidin.



Share:

Minggu, 16 Agustus 2020

ILMU YANG LEBIH UTAMA

Malik bin Dinar Ra pernah berkata : 
"Barang siapa yang menuntut ilmu untuk dirinya sendiri, maka ilmu yang sedikit dapat mencukupi nya , dan barang siapa yang menuntut ilmu untuk kepentingan manusia, sesungguhnya kepentingan manusia banyak sekali

Oleh karena itu, hendaknya lah engkau mempelajari ilmu yang Allah SWT wajibkan bagimu untuk diketahui, sedangkan untuk lebih memperluas Ilmu bukan merupakan kewajiban mu, justru kewajiban mu adalah mempelajari ilmu aqidah, yang mana keimanan mu tidak akan sempurna tanpanya.

Dan hendaknya engkau juga mempelajari ilmu tentang bagaimana caranya agar engkau dapat menunaikan setiap apa yang Allah SWT wajibkan bagimu dalam melaksanakan ketaatan kepada Nya, dan bagaimana cara untuk menghindar dari perbuatan kemaksiatan yang dilarang Allah SWT, karena hal itu merupakan suatu kewajiban yang harus segera dikerjakan tanpa di tunda tunda lagi.

Di kutip dari kitab Risalatul mudzakarah karya Imam Abdullah al-Haddad

Sumber : https://t.me/akhwattarim

Share:

RAHASIA DI DALAM WIRID

Adakan waktu khusus untuk melazimi wirid. Janganlah engkau menghabiskan seluruh waktumu hanya dengan satu aktifitas ibadah saja, meskipun itu termasuk aktifitas yang terbaik. Karena dengan demikian engkau akan kehilangan keberkahan berbagai macam wirid.

Janganlah engkau tinggalkan wirid. Karena setiap wirid memiliki bekas cahaya, keberkahan dalam hati dan kedudukan tersendiri di sisi AlIah swt yang tidak dimiliki oleh Iainnya. 

Selain itu, jika engkau berpindah-pindah dari satu wirid ke wirid yang lain engkau akan terhindar dari kebosanan dan kejenuhan.

Dalam hal ini, al lmam Ibnu ‘Athaillah Asyadzili‘ ra berkata: 
“Karena Allah swt mengetahui adanya kebosanan terhadap dirimu, maka Allah swt menjadikan berbagai macam aktivitas ibadah  untukmu.”

Ketahuilah sesungguhnya wirid-wirid memiliki peran yang besar dalam menyinari hati dan mengendalikan anggota tubuh.

Akan tetapi tidak akan nampak hasilnya atau tidak akan menguat, kecuali apabila dilakukan dengan tekun dan  melaksanakan setiap wirid di waktunya masing-masing.

Risalatul Muawanah karya Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad



Sumber : https://t.me/akhwattarim

Share:

MALAM INI, ALLAH MENGUNDANGMU!

Pernahkah kau menonton film tentang 'cinta?'. Biasanya waktu favorit untuk bertemunya mereka adalah ketika malam hari. Berdua, bersama, itulah kenikmatan yang tak ada duanya. 

Baiklah, jika telah tertanam di otak kita, bahwa berduaan dengan dia adalah hal terindah. Tapi mengapa berduaan dengan 'dia' itu tidak kita ganti saja dengan berduaan dengan Allah?

Di pertengahan malam, di atas sajadah, dalam keadaan suci, Allah merindukan air matamu yang merengek padanya. 

نصتغر لعظمته و نقوم له في جوف الليل و ظلمته و نستغفره و نسعد بمناجته

"Merendahkan diri kita di hadapan keagungan Allah, berdiri menghadapnya di keheningan malam & memohon ampunan, serta bermunajat kepada-Nya."

Habib Umar bin Hafidz dalam kitabnya yang berjudul 'Khuluquna' menyantumkan, bahwa *bangun malam untuk beribadah adalah termasuk dari akhlak kita kepada Allah.*

Bahkan, Allah pernah menyeru kepada Nabi Dawud, "Ya Dawud! Bohong orang yang mengaku mencintaiKu, tetapi jika datang malam hari, ia tertidur. Bukankah seorang kekasih menyukai berduaan dengan orang yang dicintainya?"

Belum bisa dikatakan cinta jika kita tidur di pertengahan malam. Kalau kita cinta, pasti kita ingin berduaan dengan Allah. Dan waktu berduaan itu paling pas di malam hari.

Apalagi jika kita sedang menghadapi masalah dalam hidup kita, kemanakah pelarian kita? Curhat sana-sini ke teman-teman kita??? Lalu apa hasilnya? Mungkin hanya kelegaan sementara. kalaupun ia bisa memberimu solusi, itu semua hanya perantara dari Allah. Coba kita ganti kebiasaan itu. Kita luapkan segala keluh kesah kita bersama Allah di malam hari. Merengeklah bagaikan seorang bayi dengan ibunya. Ingat, Allah pasti mendengarmu! Allah melihatmu! Allah paling mengerti semua yang kau rasakan! Dan Allah Maha Kuasa. Tak ada yang tak mungkin di sisi-Nya. Ia bisa dengan hanya sekedipan mata untuk menyelesaikan segala problem kita. Dan melapangkan hati kita selapang-lapangnya. Masihkah meragukan-Nya?

Kenalkah kau dengan Rabiatul Adawiyyah? Seorang wanita waliyyah, yang tak hentinya menghabiskan malamnya dalam keadaan fana' kepada Allah.
Dikatakan, wajah beliau selalu terlihat seperti baru wudhu'. Tapi ternyata, bukan air wudhu yang terurai di wajahnya. Melainkan air mata deras yang mengalir dari kedua matanya.
Nah, bagaimana dengan kita??? Yang sama-sama berlabel 'kaum hawa'. Jangan jadikan kesibukan kita dengan dunia di siang hari, menjadi alasan kita malas bangun di malam hari.

Luangkanlah waktumu untuk berduaan dengan Allah. Allah Sang Pemilik segalanya. Pemilikmu & pemilikku. Allah yang Maha Pengasih. Allah tak akan mengecewakan hamba-hambaNya.

Kalau gak ke Allah, mau kemana lagi???

Dikutip dari Kajian Kitab Khuluquna, karya Habib Umar bin Hafidz



Sumber : https://t.me/akhwattarim

Share:

Sabtu, 15 Agustus 2020

DOA PAGARI ANAK-ANAK DARI BAHAYA PANDANGAN JAHAT (PENYAKIT AIN)


Pandangan mata mengandung hakikat. Pandangan mata dapat berdampak buruk pada kesehatan seseorang terutama anak-anak. Karenanya Rasulullah SAW meminta perlindungan kepada Allah untuk Hasan dan Husein ketika masih kanak-kanak dari gangguan setan dan pengaruh pandangan mata jahat dan hasut. Di samping pandangan jahat penuh kedengkian, pandangan takjub dan senang meluap-luap tanpa dibarengi dzikrullah juga dapat membawa pengaruh negatif terhadap objeknya. 

Pernah dikisahkan sebanyak 70.000 penduduk meninggal dunia seketika setelah salah seorang nabi di masa dahulu yang melewati negeri mereka memandang takjub akan padat penduduk dan makmurnya mereka. 

Untuk itu Rasulullah SAW mengajarkan doa sebagai berikut untuk melindungi anak-anak dari semua pengaruh tersebut. 

أُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ. اَللَّهُمَّ بَارِكْ فِيْهِ وَلَا تَضُرَّهُ 

U‘îdzuka bikalimâtillâhit tâmmati min kulli syaithânin, wa hâmmatin, wa min kulii ‘ainin lâmmah. Allâhumma bârik fîhi, wa lâ tadhurrah. 
Artinya, “Aku menyerahkan perlindunganmu dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala gangguan setan, binatang melata/serangga, dan segala pengaruh mata jahat. Tuhanku, turunkan keberkahan-Mu pada anak ini. Jangan izinkan sesuatu membuatnya celaka.”

Doa ini diangkat oleh Imam Nawawi dalam karyany Al-Adzkar. Di dalam karyanya itu, ia menyebutkan sejumlah hadits yang berkenaan dengan sejumlah gangguan yang dapat menyebabkan mudarat pada anak-anak. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa memandang takjub pada anak-anak sebaiknya dibarengi dengan doa keberkahan untuk mereka. 

Sumber: https://islam.nu.or.id/post/read/72933/doa-pagari-anak-anak-dari-bahaya-pandangan-jahat-penyakit-ain
Share:

BAGAIMANA AGAR TIDAK MENJADI PRIBADI YANG MUDAH MARAH ?


1. Biasakan Memberi Uzur

Berilah kesempatan orang lain untuk menjelaskan segala perkara, dan tahan emosi sebisa mungkin. Karena biasanya, orang yang mudah marah itu orang yang tidak mau mendengar penjelasan orang lain. Maka, ikutilah nasihat Nabi Saw, berilah uzur kepada saudaramu sebanyak 70 kali.

 2. Perbanyak Zikir

Dengan berzikir, kita akan terhindar dari gangguan setan dan hal-hal buruk lainnya. Karena sesungguhnya, marah itu datangnya dari setan. Zikir juga mampu melembutkan hati. Sebab, Zikir laksana air bagi ikan. Bagaimana keadaan ikan jika tanpa air? Tentu akan mati. Begitu juga hati kita.

 3. Selalu Menjaga Wudhu

Dengan menjaga wudhu, maka kita akan dijaga oleh malaikat. Karena, malaikat menyukai orang-orang yang menjaga kesuciannya. Dan, para malaikat pun mendoakan manusia yang senantiasa menjaga wudhunya.

 "Sejatinya, orang yang paling kuat imannya adalah orang yang bisa mengendalikan perasaannya di setiap peristiwa."

Dikutip dari Buku Jangan Jadi Akhwat Nyebelin


Sumber : https://t.me/akhwattarim

Share:

Blog Archive

Support