Slide -1

Title.com.

11 ADAB MURID TERHADAP GURU

Sumber : Imam Al-Ghazali di dalam Bidayatul-Hidayah*

Minggu, 09 Agustus 2020

MELIHAT NABI DALAM MIMPI DAN JAGA



Melihat Rasulullah SAW baik dalam mimpi maupun di saat terjaga benar adanya secara ilmiah. Banyak sekali orang yang memiliki hati dan jiwa bersih jernih melihat Rasulullah SAW dan sekelompok wali pilihan juga melihatnya dalam kondisi sadar sebagai bentuk karamah dari Allah SWT untuk mereka.

Karamah para wali benar adanya, hanya ahli bid’ah sesat saja yang memungkirinya. Disebutkan dalam Al-Jauharah;

وأثبِتنَ للأوليا الكَرامةْ    ومن نَـفاها فانبِذَن كَلاَمه
“Akuilah karamah untuk para wali
*Siapapun yang menafikannya, campakkan kata-katanya.”*

Imam At-Tirmidzi, dalam kitabnya yang berjudul Asy-Syama`il Al-Muhammadiyyah menyebutkan salah satu bab tersendiri terkait karamah para wali. Imam Al-Bukhari dalam kitab shahihnya menyebutkan lima hadits, di antaranya sabda Rasulullah SAW *“Barangsiapa bermimpi melihatku dalam tidur, ia akan melihatku dalam kondisi sadar, karena setan tidak bisa meniru wujudku.”*

Abu Abdullah menuturkan, “Ibnu Sirin berkata, ‘Saat melihat Rasulullah SAW dalam wujud sebenarnya’.”

Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab shahihnya, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa bermimpi melihatku, mimpinya benar adanya.” 

Imam As-Suyuthi menuturkan, “Dari sejumlah hadits tentang mimpi melihat Rasulullah SAW. dapat disimpulkan bahwa beliau tetap hidup dengan jasad dan ruh. Beliau berkelana ke berbagai belahan bumi dan alam manapun seperti yang ia kehendaki. Rasulullah SAW. tetap berada dalam kondisi seperti sedia kala ketika sebelum wafat, beliau tidak terlihat oleh mata telanjang, seperti halnya malaikat yang tidak bisa dilihat secara kasat mata. Ketika Allah SWT. berkehendak menyingkap tabir dari seorang hamba yang hendak diberi karamah untuk melihat sosok Rasulullah SAW., ia akan melihat beliau dalam wujud sebenarnya.”
Dinukil dari Al-Hawi li Al-Fatawa.

Sebagian ulama menjelaskan, kemungkinan melihat sosok Rasulullah SAW. dalam kondisi sadar adalah sebagai bentuk karamah bagi wali dan orang shalih. Karamah adalah kejadian luar biasa yang tidak lazim.

Faktor yang membuat orang mengingkari sosok Rasulullah SAW. bisa dilihat adalah ketidaktahuan akan kuasa Allah SWT yang Kuasa atas segala-galanya. Abu Abbas Al-Mursi pernah bilang, “Andai Rasulullah SAW. terhalang dari pandangan mataku barang sekejap mata saja, tentu aku tidak menganggap diriku sebagai orang mukmin.” 

Salah satu manfaat penting melihat sosok Rasulullah SAW. baik melalui mimpi ataupun saat sadar adalah rasa cinta yang sangat tinggi, sibuk memikirkan beliau dengan disertai mengikuti sunnahnya, banyak membaca shalawat secara rutin, menyebarkan dakwa dan syariatnya untuk seluruh manusia. Allah SWT akan menganugerahkan penutup usia yang baik melalui perantara wibawa Rasulullah SAW, berteman dan melihat sosok beliau di surga, negeri keselamatan.

Di nukil dari kitab Tahdzir al-Ikhwan karya al-'Allamah al-Imam al-Faqih Zen bin Ibrahim bin Sumaith hafidhahullah




Sumber :  https://t.me/akhwattarim

Share:

MAJELIS DARUL HADDAD IKUTI SOSIALISASI REHABILITASI NARKOBA OLEH PBM


Palangkaraya,- Bahaya dan dampak narkoba pada kehidupan dan kesehatan pecandu dan keluarganya semakin meresahkan. Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat, Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari.

Untuk mengingatkan generasi muda akan bahaya narkoba, maka Pemulihan Berbasis Masyarakat (PBM) Kelurahan Pahandut mengadakan sosialisasi bahaya narkoba dan mereka yang mau rehabilitasi untuk berhenti mengunakan narkoba di Majelis Darul Haddad Palangkaraya. Jumat (07/08/2020)

Ketua PBM Kelurahan Pahandut Jayadi mengatakan tujuan sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman bagi korban penyalahguna narkoba yang mau berubah.

"Tujuan utamanya memberi kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh warga masyarakat korban dari penyalahgunaan lem, obat terlarang dan narkoba guna mendapatkan fasilitas rehabilitasi," tuturnya

Jayadi juga menambahkan selain di rehabilitasi korban penyalahguna narkoba setelahnya akan di berikan pembekalan keterampilan kerja.

"Setelah di rehabilitasi akan di berikan pembinaan terprogram untuk mendapat pembekalan keterampilan pra kerja guna melanjutkan kehidupan yang lebih baik dan berkwalitas serta semua program ini gratis," jelasnya

Sementara itu Pimpinan Majelis Darul Haddad Palangkaraya Guru Mashudi Maqsum sangat menyambut baik kegiatan sosialisasi ini.

"Kegiatan ini bagus sekali untuk memberikan pemahaman bahaya narkoba dan mereka yang mau berubah. Kami juga berterima kasih kepada teman-teman PBM yang telah memberikan pemahaman kepada para jamaah. Insyaallah ini akan kami sampaikan dengan jamaah lainnya yang tidak hadir," tuturnya.

Kegiatan yang mengambil tempat di Majelis Darul Haddad Palangkaraya jalan Dr. Murjani gang Hidayah ujung ini di hadiri oleh 25 orang peserta, dengan mengikuti protokol kesehatan.(Anas)
Share:

AKIBAT BELAJAR TANPA GURU



Seorang Ulama Salaf berkata :

خذوا العلم من أفواه العلماء

"Ambillah ilmu itu dari mulutnya para ulama (guru)"

*Dikisahkan,* Pada suatu hari ada seorang murid yang tidak belajar ilmu melalui Guru tetapi dia mengambil ilmu hanya dari kitab saja

Kemudian ketika dia membaca sepotong hadits mengenai Sabda Rasulullah ﷺ
"Sesungguhnya, al-habbatus Sawda' dapat menyembuhkan segala penyakit kecuali as-Sam (Mati)."

Tetapi didalam kitab tersebut tertulis Hayatus sauda'

Hanya tertukar huruf Ba' kepada Ya.

Yaitu Hayatus sauda' yang bermaksud Ular hitam sedangkan Habatus Sauda' bermaksud Jintan Hitam.

*Disebabkan dia mengambil ilmu dari kitab yang tanpa dibimbing guru* maka dia pergi ke hutan mencari ular hitam. Maka dia menggunakan bisa ular hitam tersebut, lalu mati lah ia dalam keadaan kejahilan.
Wal'iyazubillah.

Maka ketika engkau membaca buku agama, jika ada sesuatu yang belum mampu engkau pahami, maka hendaknya tanyakanlah kepada Guru (ulama /ustadz) yang ahli dalam bidang ilmu itu.

Sebagaimana firman Allah taala

فَسْـَٔلُوْٓا اَهْلَ الذِّكْرِ اِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَۙ

"Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui" (QS. An-Nahl : 43)

والله اعلم بالصواب



Sumber : https://t.me/akhwattarim

Share:

Jumat, 07 Agustus 2020

Peringati Haul Syech Samman Al Madani 1441 H, Majelis Darul Haddad tetap ikuti Protokol Kesehatan


Palangkaraya,- Memasuki Bulan Dzulhijjah, sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Banjar memperingati Haul Syech Samman Al Madani, guru dari Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari atau lebih dikenal Datu Kalampayan. Syech Muhammad Samman Al Madani adalah pendiri Thariqoh Sammaniah.

Tradisi ini juga di laksanakan oleh Majelis Darul Haddad Palangkaraya, yang mana Jum'at (07/08/2020) memperingati Haul Mursyidnya Thariqoh Sammaniah Syech Muhammad Samman Al Madani di Majelis Darul Haddad Palangkaraya jalan Dr. Murjani gang Hidayah ujung.

Habib Rofiq bin Lukman Al Kaff dari Palembang pimpinan Majelis Miftahussurur saat mengisi Tausiyah pada acara peringatan Haul berpesan untuk selalu meneladani akhlaknya Para wali.

"Selalu dekat dengan Para ulama dan waliyullah, dan selalu meniru akhlaknya para wali karena agar kita mendapatkan berkahnya Allah SWT," pesannya

Sementara itu Guru Mashudi Maqsum selaku Pimpinan Majelis Darul Haddad Palangkaraya mengatakan peringatan Haul Syech Samman Al Madani ini selalu dilaksanakan setiap tahunnya.

"Di Majelis Darul Haddad kita setiap tahun selalu memperingati Haulnya Syech Samman Al Madani, di tahun ini walau di masa Pandemi ini kami tetap melaksanakannya, dengan menghimbau jamaah yang hadir untuk selalu mengikuti protokol kesehatan," ujarnya

Guru Mashudi juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur dan warga yang sudah membantu hingga terlaksananya acara ini.

"Kami selaku panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah menyumbang dan masyarakat yang telah membantu hingga terlaksananya peringatan Haul ini. Terutama para ibu-ibu yang beberapa hari ini bergotong royong untuk mempersiapkan konsumsi acara," ucapnya. (Anas)

Share:

Jumat, 26 Juni 2020

Peduli terhadap Ponpes Yang terkena Musibah kebakaran, Majelis Rotib Al Alawiyyin berikan bantuan


Kebakaran telah melanda pondok pesantren Manba'u Darissallam Palangkaraya pada hari Senin 22/06/2020 yang lalu. Musibah yang menghaguskan sebuah asrama santri itu terjadi pukul 22.15 wib.

Merespon kejadian itu Majelis Rotib Al Alawiyyin Palangkaraya menggalang dana donasi untuk membantu santri dan dewan guru yang terdampak musibah kebakaran tersebut.

Khodim Majelis Rotib Al Alawiyyin Palangkaraya, Habib Akhmad Bin Syech Assegaf mengatakan kita berinisiatif untuk membantu santri di Ponpes Manba'u Darissallam yang kemaren terkena musibah kebakaran.

"Donasi yang kita kumpulkan berupa uang dan Pakaian yang layak untuk keperluan para santri saat menuntut ilmu. Donasi ini buka pada tanggal 23/06 sampai 26/06," tuturnya.

Habib Akhmad Assegaf menambahkan setelah donasi tersebut ditutup langsung kita salurkan kepada Ponpes Manba'u Darissallam Palangkaraya hari Jumat (26/06/2020).

"Hari ini langsung kita serahkan donasi yang terkumpul, ada sejumlah uang dan barang. Mungkin nilai tidak seberapa, tapi mudah-mudahan ini bisa meringankan beban santri dan dewan guru yang terkena musibah, dan semoga ini bukan yang terakhir akan ada lagi bantuan dari Majelis Rotib Al Alawiyyin, karena ini bentuk kecintaan kami kepada para penuntut ilmu agama disini," harap Habib yang juga Alumni Ponpes Daarunasiin, malang.

Sementara itu H.saleh wakil ketua Ponpes Manba'u Darissallam mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah menyumbang khususnya Majelis Rotib Al Alawiyyin yang peduli kepada para santri terkena musibah kebakaran.

"Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Majelis Rotib Al Alawiyyin Pimpinan Habib Akhmad Bin Syech Assegaf yang telah memberikan bantuannya. Bantuan ini sangat berharga bagi kami. Mudahan Habib Akhmad Assegaf selalu diberikan kesehatan dalm berdakwah," ucapnya (Anas)
Share:

Kamis, 14 Mei 2020

BAGARAK SAHUR, MAJELIS DARUL HADDAD BAGIKAN MAKANAN


Palangkaraya,- Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan berkah dan juga penuh ampunan, berdasarkan hadits riwayat Ibnu Majah “Ramadhan itulah bulan yang Allah memfardlukan atas kamu berpuasa didalamnya dan aku telah mensyari’atkan untukmu ibadah malamnya maka barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan dan beribadah di malam harinya karena iman dan mengharap akan Allah, maka keluarlah ia dari dosa-dosanya seperti seorang bayi yang dikeluarkan dari rahim ibunya”. Memanfaatkan momen di Bulan Ramadhan, Majelis Ta'lim Darul Haddad mengadakan berbagai kegiatan selama Bulan suci Ramadhan.

Adapun kegiatannya begarakan sahur dan membagikan makanan di lingkungan Majelis Darul Haddad jalan Dr. Murjani Gang Hidayah setiap jam 2 pagi.

Koordinator lapangan Majelis Darul Haddad Uhan mengatakan kegiatan Rutin ini kita lakukan setiap hari di sepuluh terakhir bulan Ramadhan ini. 

"Kegiatan bagarak sahur ini bukan sekedar membangunkan orang sahur, tapi kita langsung membagikan makan kepada masyarakat dengan sistem door to door. Karena sekarang masa pandemi covid-19 maka kita mengikuti imbauan pemerintah untuk physical distensing untuk jaga jarak, maka kita bagikan dari rumah ke rumah," tuturnya. Jumat (15/5/2020)

Yang di bagikan adalah berupa lauk pauk kepada masyarakat di lingkungan komplek bengkel yang terkenal padat penduduk.

"Beberapa hari ini kita membagikan 4 panci sayur dan SOP ayam yang kita bagikan kemasyarakat. Dengan memakai gerobak kita berkeliling gang," jelasnya

Sementara itu ketua Majelis Darul Haddad K.H Mashudi Maqsum mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah menyumbang untuk kegiatan ini. “sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan(ganjarannya) kepada mereka, dan bagi mereka pahala yang mulia.” (Qs. Al Hadid: 18).

"Semoga kegiatan yang telah dilakukan ini menjadi berkah dan semoga menjadi amal ibadah kita," ucapnya. (ans)
Share:

Jumat, 17 April 2020

Majelis Rotib Al Alawiyyin salurkan bantuan sembako

Palangkaraya – Merebaknya Corona Virus Disease atau yang dikenal Covid-19 berdampak pada banyak sektor penting. Kebijakan social distancingdan phisical distancing menutup ruang publik maupun tempat ibadahuntuk sementara waktu.

Persoalan baru juga muncul yang mana banyak masyarakat yang kehilangan mata pencaharian. Otomatis itu berimbas dalam perekonomian keluarga.

Melemahnya daya beli masyarakat menjadi perhatian banyak pihak, salah satunya Majelis Rotib Al Alawiyyin Palangkaraya Kalimantan Tengah.

“Sasaran kegiatan bagi sembako ini adalah mereka yang benar-benar nyata sangat memerlukan,” kata Pimpinan Majelis Rotib Al Alawiyyin Palangakraya, Habib Akhmad Bin Syech Assegaf usai kegiatan, Jumat (17/04/2020)

Habib Akhmad Assegaf menambahkan " ada 100 Paket bantuan sembako yang sudah di distribusikan kepada warga yang saat ini membutuhkan," tambahnya.

"Sedangkan dana untuk kegiatan ini, menggunakan dana kas Majelis Rotib Al Alawiyyin Palangkaraya dan para donatur yang peduli terhadap warga yang sangat membutuhkan. Jelas Habib yang juga Alumunus Pondok pesantren Daarun Nasyiien, Lawang.



Share:

Support