Slide -1

Title.com.

11 ADAB MURID TERHADAP GURU

Sumber : Imam Al-Ghazali di dalam Bidayatul-Hidayah*

Minggu, 09 Agustus 2020

BIKERS SUBUHAN PALANGKARAYA INGATKAN KEISTIMEWAAN SHOLAT SUBUH

Sholat Subuh adalah satu-satunya sholat wajib yang disebut teksnya dalam Alquran, “Dan (dirikanlah pula sholat) Subuh. Sesungguhnya sholat Subuh itu di saksikan (oleh Malaikat).” (QS Al-Isra’ [17]: 78).

Karena waktu subuh adalah waktu yang sulit. Perlu perjuangan untuk melawan syahwat tidur. Salah satu keistimewaan sholat subuh adalah mendapatkan jaminan dari Allah SWT. Pasti, setiap kita mengharapkan jaminan, penjagaan dan lindungan dari Allah SWT, dan di antara amalan yang dapat menghadirkan jaminan Allah SWT tersebut adalah mengerjakan sholat Subuh dengan istiqamah.

Berangkat dari kesadaran utamanya waktu subuh, sekelompok anak muda di Palangkaraya membentuk komunitas Bikers subuhan Pky, yang di inisiatori oleh Indra.

Tujuan di bentuknya Bikers Subuhan ini adalah menyemarakan sholat subuh. sambil silaturahim, kumpul sharing masalah agama.

Selain itu Bikers Subuhan juga mengadakan kegiatan bakti sosial seperti saling berbagi, yang dananya diambil dari infaq dan shodaqoh para donatur dan keperluan lainnya yang bersifat Sosial.

 

Bikers Subuhan Palangkaraya di dirikan pada pertengahan Bulan puasa 2019 yang  sekretariatnya ada di jalan Lawu. Setelah satu tahun berjalan anggotanya Sekarang ada 50 orang. Kegiatan Bikers Subuhan ini adalah touring dari masjid ke masjid dengan tujuan memakmurkan masjid yang ada di Palangkaraya. (Anas)
Share:

CINTA ALLAH KEPADA ORANG YANG MENCINTAI SESAMA KARENA ALLAH


Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata bahwa Rasulullah SAW mengisahkan:

Ada seorang laki-laki yang mengunjungi saudaranya di desa lain. Kemudian Allah mengutus seorang malaikat untuk menemui laki-laki itu. 

Ketika orang itu sampai di tempat tujuan, malaikat tersebut bertanya, 
"Hendak pergi ke mana kamu?" 

Orang itu menjawab, 
"Saya hendak menjenguk saudara saya yang berada di desa ini." 

Malaikat itu lantas bertanya kepadanya, 
"Apakah kamu mempunyai satu perkara yang menguntungkan dengannya?" 

Laki-laki itu menjawab, 
"Tidak, saya hanya mencintainya karena Allah SWT" 

Akhirnya malaikat itu berkata, "Sesungguhnya aku adalah malaikat utusan Allah yang diutus kepadamu untuk memberitahukan kepadamu bahwasanya Allah senantiasa mencintaimu sebagaimana kamu mencintai saudaramu karena-Nya"

Hadist shahih. HR Muslim dan Ahmad


Sumber :  https://t.me/akhwattarim

Share:

MENGAPA HARUS MENCINTAI ORANG SHOLEH ?

Apa spesialnya mereka?

Berkata Imam Syafi'i:

احب الصالحين و لست منهم
لعلي ان انال بهم الشفاعة

“Aku cinta dengan orang-orang sholeh, meskipun aku bukan termasuk golongan mereka. Karena aku mengharap syafa'at mereka.”

Begitu besarnya cinta Imam Syafi'i kepada orang-orang sholeh. Terutama kepada Ahlu bait nabi Muhammad saw. Bahkan beliau hafal nasab keluarga nabi secara detail, terperinci satu persatu, sebagai salah satu bukti cintanya.

Imam Ahmad bin Hanbal berkata:
"Pecinta suatu kaum akan masuk kedalam golongan tsb.”

Betapa banyak manfaat yang kita dapat jika kita mencintai orang2 sholeh, terlebih lagi jika bisa duduk dan dekat dengan mereka. Apalagi jika orang sholeh tsb termasuk keturunan Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam (ahlu bait).

Kita tahu, Sayyidina Umar Bin Abdul Aziz seorang kholifah yang terkenal akan keadilannya. Beliau pun memiliki rasa cinta yang luar biasa kepada ahlu bait nabi.

Dikisahkan, suatu ketika pernah datang satu rombongan dari Madinah. Mereka ingin berjumpa dengan sang kholifah. Diantara mereka ada ulama', tokoh masyarakat, pemuka kaum, dsb. Tapi diantara mereka bukan dari golongan Rasul Shallallaahu 'Alaihi Wasallam. 

Beliau menyambut kedatangan tamu rombongan tsb dengan suka ria. Tiba-tiba beliau melihat disitu juga ada satu anak kecil yang sedang duduk bersama rombongan. Setelah diteliti, ternyata si anak kecil itu adalah keturunan Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam.

Ketika beliau tahu akan hal itu, anak kecil tsb langsung disuruh mendekat. Anak kecil itu disuruh duduk disebelah sang kholifah. Bahkan sepanjang majlis beliau tidak memperdulikan tamu-tamu yang lain. Akan tetapi hanya sibuk berbincang dan bermain dengan satu anak tsb.

Hingga ketika para rombongan akan pulang, Sayyidina Umar bin Abdul Aziz memberikan hadiah kepada setiap orang. Dan bagi anak kecil itu beliau beri dua kali lipat. Bahkan ketika semua orang berpamitan, si anak kecil itu beliau cubit sekeras-kerasnya.

Para menteri Sayyidina Umar heran, mengapa sang kholifah tidak berlaku adil terhadap tamu-tamunya.?

Ketika ditanya beliau menjawab, 
"Karena dia adalah keturunan Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam, maka aku mencintai dan memperhatikannya"

Menteri bertanya lagi, 
"Baik kalau begitu. Tapi mengapa ketika pulang si anak tsb malah kau cubit?"

Syd umar menjawab, "Tunggu dulu...! Itu cubitan sebagai tanda antara aku dan dia. Agar nanti dihari kiamat dia mencariku. Dan ketika aku bertemu dengannya, aku akan suruh dia untuk bilang kepada kakeknya, memintakan syafaat untukku."

Semoga Allah menjadikan hati kita hati yang Cinta kepada orang-orang sholeh, orang-orang yang dicintai Allah Subhaanahu Wata'ala, memiliki ikatan dengan mereka hingga kelak kita mendapat syafaat mereka di akhirat... 
Aamiin... 



Sumber : https://t.me/akhwattarim

Share:

MELIHAT NABI DALAM MIMPI DAN JAGA



Melihat Rasulullah SAW baik dalam mimpi maupun di saat terjaga benar adanya secara ilmiah. Banyak sekali orang yang memiliki hati dan jiwa bersih jernih melihat Rasulullah SAW dan sekelompok wali pilihan juga melihatnya dalam kondisi sadar sebagai bentuk karamah dari Allah SWT untuk mereka.

Karamah para wali benar adanya, hanya ahli bid’ah sesat saja yang memungkirinya. Disebutkan dalam Al-Jauharah;

وأثبِتنَ للأوليا الكَرامةْ    ومن نَـفاها فانبِذَن كَلاَمه
“Akuilah karamah untuk para wali
*Siapapun yang menafikannya, campakkan kata-katanya.”*

Imam At-Tirmidzi, dalam kitabnya yang berjudul Asy-Syama`il Al-Muhammadiyyah menyebutkan salah satu bab tersendiri terkait karamah para wali. Imam Al-Bukhari dalam kitab shahihnya menyebutkan lima hadits, di antaranya sabda Rasulullah SAW *“Barangsiapa bermimpi melihatku dalam tidur, ia akan melihatku dalam kondisi sadar, karena setan tidak bisa meniru wujudku.”*

Abu Abdullah menuturkan, “Ibnu Sirin berkata, ‘Saat melihat Rasulullah SAW dalam wujud sebenarnya’.”

Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab shahihnya, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa bermimpi melihatku, mimpinya benar adanya.” 

Imam As-Suyuthi menuturkan, “Dari sejumlah hadits tentang mimpi melihat Rasulullah SAW. dapat disimpulkan bahwa beliau tetap hidup dengan jasad dan ruh. Beliau berkelana ke berbagai belahan bumi dan alam manapun seperti yang ia kehendaki. Rasulullah SAW. tetap berada dalam kondisi seperti sedia kala ketika sebelum wafat, beliau tidak terlihat oleh mata telanjang, seperti halnya malaikat yang tidak bisa dilihat secara kasat mata. Ketika Allah SWT. berkehendak menyingkap tabir dari seorang hamba yang hendak diberi karamah untuk melihat sosok Rasulullah SAW., ia akan melihat beliau dalam wujud sebenarnya.”
Dinukil dari Al-Hawi li Al-Fatawa.

Sebagian ulama menjelaskan, kemungkinan melihat sosok Rasulullah SAW. dalam kondisi sadar adalah sebagai bentuk karamah bagi wali dan orang shalih. Karamah adalah kejadian luar biasa yang tidak lazim.

Faktor yang membuat orang mengingkari sosok Rasulullah SAW. bisa dilihat adalah ketidaktahuan akan kuasa Allah SWT yang Kuasa atas segala-galanya. Abu Abbas Al-Mursi pernah bilang, “Andai Rasulullah SAW. terhalang dari pandangan mataku barang sekejap mata saja, tentu aku tidak menganggap diriku sebagai orang mukmin.” 

Salah satu manfaat penting melihat sosok Rasulullah SAW. baik melalui mimpi ataupun saat sadar adalah rasa cinta yang sangat tinggi, sibuk memikirkan beliau dengan disertai mengikuti sunnahnya, banyak membaca shalawat secara rutin, menyebarkan dakwa dan syariatnya untuk seluruh manusia. Allah SWT akan menganugerahkan penutup usia yang baik melalui perantara wibawa Rasulullah SAW, berteman dan melihat sosok beliau di surga, negeri keselamatan.

Di nukil dari kitab Tahdzir al-Ikhwan karya al-'Allamah al-Imam al-Faqih Zen bin Ibrahim bin Sumaith hafidhahullah




Sumber :  https://t.me/akhwattarim

Share:

MAJELIS DARUL HADDAD IKUTI SOSIALISASI REHABILITASI NARKOBA OLEH PBM


Palangkaraya,- Bahaya dan dampak narkoba pada kehidupan dan kesehatan pecandu dan keluarganya semakin meresahkan. Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat, Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari.

Untuk mengingatkan generasi muda akan bahaya narkoba, maka Pemulihan Berbasis Masyarakat (PBM) Kelurahan Pahandut mengadakan sosialisasi bahaya narkoba dan mereka yang mau rehabilitasi untuk berhenti mengunakan narkoba di Majelis Darul Haddad Palangkaraya. Jumat (07/08/2020)

Ketua PBM Kelurahan Pahandut Jayadi mengatakan tujuan sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman bagi korban penyalahguna narkoba yang mau berubah.

"Tujuan utamanya memberi kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh warga masyarakat korban dari penyalahgunaan lem, obat terlarang dan narkoba guna mendapatkan fasilitas rehabilitasi," tuturnya

Jayadi juga menambahkan selain di rehabilitasi korban penyalahguna narkoba setelahnya akan di berikan pembekalan keterampilan kerja.

"Setelah di rehabilitasi akan di berikan pembinaan terprogram untuk mendapat pembekalan keterampilan pra kerja guna melanjutkan kehidupan yang lebih baik dan berkwalitas serta semua program ini gratis," jelasnya

Sementara itu Pimpinan Majelis Darul Haddad Palangkaraya Guru Mashudi Maqsum sangat menyambut baik kegiatan sosialisasi ini.

"Kegiatan ini bagus sekali untuk memberikan pemahaman bahaya narkoba dan mereka yang mau berubah. Kami juga berterima kasih kepada teman-teman PBM yang telah memberikan pemahaman kepada para jamaah. Insyaallah ini akan kami sampaikan dengan jamaah lainnya yang tidak hadir," tuturnya.

Kegiatan yang mengambil tempat di Majelis Darul Haddad Palangkaraya jalan Dr. Murjani gang Hidayah ujung ini di hadiri oleh 25 orang peserta, dengan mengikuti protokol kesehatan.(Anas)
Share:

AKIBAT BELAJAR TANPA GURU



Seorang Ulama Salaf berkata :

خذوا العلم من أفواه العلماء

"Ambillah ilmu itu dari mulutnya para ulama (guru)"

*Dikisahkan,* Pada suatu hari ada seorang murid yang tidak belajar ilmu melalui Guru tetapi dia mengambil ilmu hanya dari kitab saja

Kemudian ketika dia membaca sepotong hadits mengenai Sabda Rasulullah ﷺ
"Sesungguhnya, al-habbatus Sawda' dapat menyembuhkan segala penyakit kecuali as-Sam (Mati)."

Tetapi didalam kitab tersebut tertulis Hayatus sauda'

Hanya tertukar huruf Ba' kepada Ya.

Yaitu Hayatus sauda' yang bermaksud Ular hitam sedangkan Habatus Sauda' bermaksud Jintan Hitam.

*Disebabkan dia mengambil ilmu dari kitab yang tanpa dibimbing guru* maka dia pergi ke hutan mencari ular hitam. Maka dia menggunakan bisa ular hitam tersebut, lalu mati lah ia dalam keadaan kejahilan.
Wal'iyazubillah.

Maka ketika engkau membaca buku agama, jika ada sesuatu yang belum mampu engkau pahami, maka hendaknya tanyakanlah kepada Guru (ulama /ustadz) yang ahli dalam bidang ilmu itu.

Sebagaimana firman Allah taala

فَسْـَٔلُوْٓا اَهْلَ الذِّكْرِ اِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَۙ

"Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui" (QS. An-Nahl : 43)

والله اعلم بالصواب



Sumber : https://t.me/akhwattarim

Share:

Jumat, 07 Agustus 2020

Peringati Haul Syech Samman Al Madani 1441 H, Majelis Darul Haddad tetap ikuti Protokol Kesehatan


Palangkaraya,- Memasuki Bulan Dzulhijjah, sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Banjar memperingati Haul Syech Samman Al Madani, guru dari Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari atau lebih dikenal Datu Kalampayan. Syech Muhammad Samman Al Madani adalah pendiri Thariqoh Sammaniah.

Tradisi ini juga di laksanakan oleh Majelis Darul Haddad Palangkaraya, yang mana Jum'at (07/08/2020) memperingati Haul Mursyidnya Thariqoh Sammaniah Syech Muhammad Samman Al Madani di Majelis Darul Haddad Palangkaraya jalan Dr. Murjani gang Hidayah ujung.

Habib Rofiq bin Lukman Al Kaff dari Palembang pimpinan Majelis Miftahussurur saat mengisi Tausiyah pada acara peringatan Haul berpesan untuk selalu meneladani akhlaknya Para wali.

"Selalu dekat dengan Para ulama dan waliyullah, dan selalu meniru akhlaknya para wali karena agar kita mendapatkan berkahnya Allah SWT," pesannya

Sementara itu Guru Mashudi Maqsum selaku Pimpinan Majelis Darul Haddad Palangkaraya mengatakan peringatan Haul Syech Samman Al Madani ini selalu dilaksanakan setiap tahunnya.

"Di Majelis Darul Haddad kita setiap tahun selalu memperingati Haulnya Syech Samman Al Madani, di tahun ini walau di masa Pandemi ini kami tetap melaksanakannya, dengan menghimbau jamaah yang hadir untuk selalu mengikuti protokol kesehatan," ujarnya

Guru Mashudi juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur dan warga yang sudah membantu hingga terlaksananya acara ini.

"Kami selaku panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah menyumbang dan masyarakat yang telah membantu hingga terlaksananya peringatan Haul ini. Terutama para ibu-ibu yang beberapa hari ini bergotong royong untuk mempersiapkan konsumsi acara," ucapnya. (Anas)

Share:

Support