Minggu, 09 Agustus 2020

MENGAPA HARUS MENCINTAI ORANG SHOLEH ?

Apa spesialnya mereka?

Berkata Imam Syafi'i:

احب الصالحين و لست منهم
لعلي ان انال بهم الشفاعة

“Aku cinta dengan orang-orang sholeh, meskipun aku bukan termasuk golongan mereka. Karena aku mengharap syafa'at mereka.”

Begitu besarnya cinta Imam Syafi'i kepada orang-orang sholeh. Terutama kepada Ahlu bait nabi Muhammad saw. Bahkan beliau hafal nasab keluarga nabi secara detail, terperinci satu persatu, sebagai salah satu bukti cintanya.

Imam Ahmad bin Hanbal berkata:
"Pecinta suatu kaum akan masuk kedalam golongan tsb.”

Betapa banyak manfaat yang kita dapat jika kita mencintai orang2 sholeh, terlebih lagi jika bisa duduk dan dekat dengan mereka. Apalagi jika orang sholeh tsb termasuk keturunan Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam (ahlu bait).

Kita tahu, Sayyidina Umar Bin Abdul Aziz seorang kholifah yang terkenal akan keadilannya. Beliau pun memiliki rasa cinta yang luar biasa kepada ahlu bait nabi.

Dikisahkan, suatu ketika pernah datang satu rombongan dari Madinah. Mereka ingin berjumpa dengan sang kholifah. Diantara mereka ada ulama', tokoh masyarakat, pemuka kaum, dsb. Tapi diantara mereka bukan dari golongan Rasul Shallallaahu 'Alaihi Wasallam. 

Beliau menyambut kedatangan tamu rombongan tsb dengan suka ria. Tiba-tiba beliau melihat disitu juga ada satu anak kecil yang sedang duduk bersama rombongan. Setelah diteliti, ternyata si anak kecil itu adalah keturunan Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam.

Ketika beliau tahu akan hal itu, anak kecil tsb langsung disuruh mendekat. Anak kecil itu disuruh duduk disebelah sang kholifah. Bahkan sepanjang majlis beliau tidak memperdulikan tamu-tamu yang lain. Akan tetapi hanya sibuk berbincang dan bermain dengan satu anak tsb.

Hingga ketika para rombongan akan pulang, Sayyidina Umar bin Abdul Aziz memberikan hadiah kepada setiap orang. Dan bagi anak kecil itu beliau beri dua kali lipat. Bahkan ketika semua orang berpamitan, si anak kecil itu beliau cubit sekeras-kerasnya.

Para menteri Sayyidina Umar heran, mengapa sang kholifah tidak berlaku adil terhadap tamu-tamunya.?

Ketika ditanya beliau menjawab, 
"Karena dia adalah keturunan Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam, maka aku mencintai dan memperhatikannya"

Menteri bertanya lagi, 
"Baik kalau begitu. Tapi mengapa ketika pulang si anak tsb malah kau cubit?"

Syd umar menjawab, "Tunggu dulu...! Itu cubitan sebagai tanda antara aku dan dia. Agar nanti dihari kiamat dia mencariku. Dan ketika aku bertemu dengannya, aku akan suruh dia untuk bilang kepada kakeknya, memintakan syafaat untukku."

Semoga Allah menjadikan hati kita hati yang Cinta kepada orang-orang sholeh, orang-orang yang dicintai Allah Subhaanahu Wata'ala, memiliki ikatan dengan mereka hingga kelak kita mendapat syafaat mereka di akhirat... 
Aamiin... 



Sumber : https://t.me/akhwattarim

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive

Support