Slide -1

Title.com.

11 ADAB MURID TERHADAP GURU

Sumber : Imam Al-Ghazali di dalam Bidayatul-Hidayah*

Selasa, 11 Agustus 2020

RIYA' MERUSAK AMALMU!


Pernah nggak merasa senang banget pas lagi melakukan kebaikan, terus ada orang yang lihat dan akhirnya dia muji kita?

Atau malah sengaja cerita dan pamer ke media supaya dapat jempol dan like dari ratusan orang?

Wah, perlu waspada nih dengan hal seperti itu. Takutnya ada penyakit riya' dalam hati kita.
Apa itu? Melakukan amal perbuatan semata-mata karena ingin dilihat, diperhatikan, mendapat pujian dari manusia.
Amal yang disertai dengan riya’ tidak akan diterima oleh Allah, sekalipun nilainya banyak dan besar menurut pandangan manusia. Sebab menurut penilaian Allah adalah kosong dan sia-sia.

Penyakit hati yang ini juga sangat berbahaya, hingga Nabi menamainya dengan syirik kecil.
Gara-gara riya' bisa jadi batal dapat pahala, malah dapatnya murka. Na'udzubillah...

Bahkan Rasulullah SAW mengingatkan kita dengan sabdanya,

اول خلق الله تُصلَى بهم النار يوم القيامة ثلاثة : رجل قرأ القرآن ليُقالَ أنه قارئ ، ورجل استُشْهِدَ وما قاتل إلا ليُقالَ إنه جَرِيْءٌ ، ورجل له مال تصدَّق منه صدقة ليقال إنه جواد.

"Makhluk Allah yang pertama kali akan dimasukkan ke dalam neraka kelak pada hari kiamat ada tiga, yaitu:

1. Orang yang membaca Al-Quran agar dikatakan bahwa ia adalah orang yang pandai membaca.

2. Orang yang yang mati syahid, namun ia tidaklah berperang melainkan agar dikatakan bahwa ia adalah seorang pemberani.

3. Orang yang diberi keluasan harta kemudian ia mensedekahkannya, agar dikatakan orang yang dermawan.”

Hadits tersebut menunjukkan betapa remehnya amal ibadah yang dikerjakan dengan tanpa ikhlas karena Allah. Meskipun menghabiskan tenaga, pikiran, harta, bahkan nyawa. Semua dianggap sia-sia tak berpahala.

Diibaratkan ada seorang yang keluar dari pasar sambil memenuhi kantongnya dengan kerikil. Setiap manusia yang bertemu dengannya selalu berkata, "Alangkah penuhnya kantong yang dibawa orang itu ya."
Padahal di dalamnya tidak ada kemanfaatan sama sekali. Yang ia dapatkan hanyalah pujian dan sanjungan dari manusia saja. 

Jika merasa ada gejala penyakit ini, cara mengobatinya bukan malah dengan meninggalkan amal kebaikan tersebut.
Nggak mau ke masjid gara-gara takut dibilang baru taubat. Nggak mau pakai hijab gara-gara takut dibilang baru hijrah. 
Kalau gitu malah setannya yang bahagia. 
Terus caranya gimana? 
Perangilah hawa nafsumu dan memohonlah pertolongan kepada Allah.
Ikhlaskan dan luruskan niatmu hanya semata-mata karena Allah. Jika amalan tersebut bisa dilakukan sembunyi-sembunyi, seperti sedekah, maka lakukanlah. 

Kitab Risalah Mudzakarah


Sumber : https://t.me/akhwattarim

Share:

Senin, 10 Agustus 2020

KEUTAMAAN MEMBAKAR DUPA


Membakar dupa saat majlis dzikir, atau majlis pengajian itu sudah di contohkan oleh Imam Malik RA, seperti yang dijelaskan dalam biografi Imam Malik yang di tulis di belakang Kitab Tanwirul Hawalik Syarah Muwattho' Malik Imam Suyuti Juz 3 no 166

قال مطرف كان مالك إذا أتاه الناسخرجت اليهم الجارية فتقول لهم يقول لكم الشيخ تريدون الحديث أو المسائل؟ فإن قالوا المسائل خرج اليهم وافتاهم وان قالوا الحديث قال لهم اجلسوا ودخل مغتسله فاغتسل وتطيب ولبس ثيابا جددا وتعمم ووضع على رأسه الطويلة وتلقى له المنصة فيخرج اليهم وعليه الخشوع ويوضع عود فلا يزال يتبخر حتى يفرغ من حديث رسول اللهصلى الله عليه وسلم

Mutrif berkata: 

"Apabila orang orang mendatangi kediaman imam malik, maka mereka di sambut oleh pelayan wanita beliau yang masih kecil lalu berkata kepada mereka,
"Imam Malik bertanya apakah anda semua mau bertanya tentang hadits atau masalah keagamaan?"

Jika mereka berkata, "Masalah keagamaan", maka, imam malik kemudian keluar kamar dan berfatwa.

Jika mereka berkata, "Hadits" maka beliau mempersilahkan mereka untuk duduk, kemudian beliau masuk kedalam kamar mandi, lalu mandi, dan memakai minyak wangi, kemudian memakai pakaian yang bagus, dan memakai sorban. Dan di atas beliau memakai selendang panjang di atas kepalanya, kemudian di hadapan beliau di letakkan mimbar, dan setelah itu beliau keluar menemui mereka dengan khusyu' lalu di bakarlah dupa hingga selesai dari menyampaikan hadits Rosululloh SAW.

مسئلة ج اخراق البخور عند ذكر الله و نحوه كقراءة القرأن و مجلس العلم له اصل فى السنةمن حيث ان النبى صلى الله عليه و سلم يحب الريح الطيب الحسن و يحب الطيب و يستعملها كثيرا بلغة الطلاب ص 54-53

“Membakar dupa atau kemenyan ketika berdzikir pada Allah dan sebagainya seperti membaca al-Qur’an atau di majlis-majlis ilmu, mempunyai dasar dalil dari al-Hadits yaitu dilihat dari sudut pandang bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad Saw menyukai bau wangi dan menyukai minyak wangi dan beliau pun sering memakainya .”
(Bulghat ath-Thullab halaman 53-54).

قال بعض أصحابنا ويستحب أن يبخر عند الميت من حين يموت لانه ربما ظهر منه شئ فيغلبه رائحة البخور

“Sahabat-sahabat kita (dari Imam Syafi’i) berkata: 'Sesungguhnya disunnahkan membakar dupa di dekat mayyit karena terkadang ada sesuatu yang muncul maka bau kemenyan tersebut bisa mengalahkan/ menghalanginya'.”
(Al-Majmu’ Syarh Muhadzdzab juz 5, halaman 160).


Sumber : https://t.me/akhwattarim
Share:

KEUTAMAAN MEMBACA SALAH SATU DZIKIR DARI RATIB AL HADDAD

Imam An Nawawi didalam Al Adzar menjelaskan hadits oleh Abu Dawud dan Turmudzy dari Utsman bin Affan r.a bahwasanya Rasulullah bersabda:

"Hamba Allah yang setiap pagi dan petang mengucapkan BISMILLAHILLADZI LA YADHURRU MA’AS-MIHI SYAI’UN FIL ARDHI WALA FIS-SAMA’ WA HUWAS-SAMI’UL-‘ALIM (Dengan (menyebut) asma Allah yang tiada sesuatupun dapat membahayakan bersama asmaNya, baik di bumi maupun di langit, Dialah Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui), tiga kali, ia tidak akan terganggu oleh bahaya apapun."
 
Al-Arzaq dalam kitabnya Tas hilul-manafi menjelaskan hadits dari Anas r.a.

"Seorang arab baduwi datang kepada Rasulullah dan mengeluh, Ya Rasulullah, saya ini sakit, lambungku tidak dapat mencerna dengan baik makanan dan minuman, saya mohon Engkau mendoakanku"

Rasulullah menjawab, 
"Setiap makan dan minum hendaklah engkau mengucapkan BISMILLAHILLADZI LA YADHURRU MA’AS-MIHI SYAI’UN FIL ARDHI WALA FIS-SAMA’ WA HUWAS-SAMI’UL-‘ALIM, betapa parah penyakitmu, itu tidak akan membahayakan dirimu.

Diambil dari syarh Ratib Al Hadad


Sumber : https://t.me/akhwattarim

Share:

WANITA YANG TIDAK PERNAH HAID


Dalam Kitab Nasiimus Shoba, dikisahkan dari ikrimah dari sahabat Ibnu Abbas RA., bahwasanya Rasullulah SAW pernah duduk bersama istri beliau, Sayyidah Aisyah. Kemudian masuklah putri tercinta Nabi Muhammad SAW, Sayyidah Fatimah Azzahra. Nabi SAW pun merangkulnya dengan penuh cinta dan menciumnya

Sayidah Aisyah bertanya,
"Berapa sering engkau mencium Fatimah?"

"Tahukah engkau, Hai humairo, mengapa aku sering mencium Fatimah?"

Aku tidak tahu, wahai nabi." Jawab Aisyah

"Ketika Aku di disro'kan oleh Allah SWT, Aku masuk ke dalam syurga dan melihat di depan pintu surga ada pohon Tumbang. Buahnya lebih kecil dari delima dan lebih besar dari Apel. Rasanya lebih manis dari madu. Warnanya lebih putih dari susu dan bentuknya lebih lembut dari keju. Lalu Jibril memberikan. Pada akar pohon tersebut terdapat mata air yang airnya lebih putih dari susu dan bercahaya melebihi cahaya matahari. Lalu Jibril memberikan kepadaku minum dari mata air itu, dan aku pun meminumnya

Ketika turun ke bumi aku bergairah dan tidur bersama istriku Khadijah. Dari hubungan itu, Khadijah mengandung Anak tercintaku Fatimah. Dialah bidadari dari jenis manusia, tubuhnya tidak mengeluarkan darah haid yg bisa keluar dari tubuh wanita. Apabila aku merindukan wangi syurga, maka aku akan mencium anakku Fatimah"

Al Ghurror Hal 287-288


Sumber : https://t.me/akhwattarim

Share:

Minggu, 09 Agustus 2020

BIKERS SUBUHAN PALANGKARAYA INGATKAN KEISTIMEWAAN SHOLAT SUBUH

Sholat Subuh adalah satu-satunya sholat wajib yang disebut teksnya dalam Alquran, “Dan (dirikanlah pula sholat) Subuh. Sesungguhnya sholat Subuh itu di saksikan (oleh Malaikat).” (QS Al-Isra’ [17]: 78).

Karena waktu subuh adalah waktu yang sulit. Perlu perjuangan untuk melawan syahwat tidur. Salah satu keistimewaan sholat subuh adalah mendapatkan jaminan dari Allah SWT. Pasti, setiap kita mengharapkan jaminan, penjagaan dan lindungan dari Allah SWT, dan di antara amalan yang dapat menghadirkan jaminan Allah SWT tersebut adalah mengerjakan sholat Subuh dengan istiqamah.

Berangkat dari kesadaran utamanya waktu subuh, sekelompok anak muda di Palangkaraya membentuk komunitas Bikers subuhan Pky, yang di inisiatori oleh Indra.

Tujuan di bentuknya Bikers Subuhan ini adalah menyemarakan sholat subuh. sambil silaturahim, kumpul sharing masalah agama.

Selain itu Bikers Subuhan juga mengadakan kegiatan bakti sosial seperti saling berbagi, yang dananya diambil dari infaq dan shodaqoh para donatur dan keperluan lainnya yang bersifat Sosial.

 

Bikers Subuhan Palangkaraya di dirikan pada pertengahan Bulan puasa 2019 yang  sekretariatnya ada di jalan Lawu. Setelah satu tahun berjalan anggotanya Sekarang ada 50 orang. Kegiatan Bikers Subuhan ini adalah touring dari masjid ke masjid dengan tujuan memakmurkan masjid yang ada di Palangkaraya. (Anas)
Share:

CINTA ALLAH KEPADA ORANG YANG MENCINTAI SESAMA KARENA ALLAH


Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata bahwa Rasulullah SAW mengisahkan:

Ada seorang laki-laki yang mengunjungi saudaranya di desa lain. Kemudian Allah mengutus seorang malaikat untuk menemui laki-laki itu. 

Ketika orang itu sampai di tempat tujuan, malaikat tersebut bertanya, 
"Hendak pergi ke mana kamu?" 

Orang itu menjawab, 
"Saya hendak menjenguk saudara saya yang berada di desa ini." 

Malaikat itu lantas bertanya kepadanya, 
"Apakah kamu mempunyai satu perkara yang menguntungkan dengannya?" 

Laki-laki itu menjawab, 
"Tidak, saya hanya mencintainya karena Allah SWT" 

Akhirnya malaikat itu berkata, "Sesungguhnya aku adalah malaikat utusan Allah yang diutus kepadamu untuk memberitahukan kepadamu bahwasanya Allah senantiasa mencintaimu sebagaimana kamu mencintai saudaramu karena-Nya"

Hadist shahih. HR Muslim dan Ahmad


Sumber :  https://t.me/akhwattarim

Share:

MENGAPA HARUS MENCINTAI ORANG SHOLEH ?

Apa spesialnya mereka?

Berkata Imam Syafi'i:

احب الصالحين و لست منهم
لعلي ان انال بهم الشفاعة

“Aku cinta dengan orang-orang sholeh, meskipun aku bukan termasuk golongan mereka. Karena aku mengharap syafa'at mereka.”

Begitu besarnya cinta Imam Syafi'i kepada orang-orang sholeh. Terutama kepada Ahlu bait nabi Muhammad saw. Bahkan beliau hafal nasab keluarga nabi secara detail, terperinci satu persatu, sebagai salah satu bukti cintanya.

Imam Ahmad bin Hanbal berkata:
"Pecinta suatu kaum akan masuk kedalam golongan tsb.”

Betapa banyak manfaat yang kita dapat jika kita mencintai orang2 sholeh, terlebih lagi jika bisa duduk dan dekat dengan mereka. Apalagi jika orang sholeh tsb termasuk keturunan Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam (ahlu bait).

Kita tahu, Sayyidina Umar Bin Abdul Aziz seorang kholifah yang terkenal akan keadilannya. Beliau pun memiliki rasa cinta yang luar biasa kepada ahlu bait nabi.

Dikisahkan, suatu ketika pernah datang satu rombongan dari Madinah. Mereka ingin berjumpa dengan sang kholifah. Diantara mereka ada ulama', tokoh masyarakat, pemuka kaum, dsb. Tapi diantara mereka bukan dari golongan Rasul Shallallaahu 'Alaihi Wasallam. 

Beliau menyambut kedatangan tamu rombongan tsb dengan suka ria. Tiba-tiba beliau melihat disitu juga ada satu anak kecil yang sedang duduk bersama rombongan. Setelah diteliti, ternyata si anak kecil itu adalah keturunan Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam.

Ketika beliau tahu akan hal itu, anak kecil tsb langsung disuruh mendekat. Anak kecil itu disuruh duduk disebelah sang kholifah. Bahkan sepanjang majlis beliau tidak memperdulikan tamu-tamu yang lain. Akan tetapi hanya sibuk berbincang dan bermain dengan satu anak tsb.

Hingga ketika para rombongan akan pulang, Sayyidina Umar bin Abdul Aziz memberikan hadiah kepada setiap orang. Dan bagi anak kecil itu beliau beri dua kali lipat. Bahkan ketika semua orang berpamitan, si anak kecil itu beliau cubit sekeras-kerasnya.

Para menteri Sayyidina Umar heran, mengapa sang kholifah tidak berlaku adil terhadap tamu-tamunya.?

Ketika ditanya beliau menjawab, 
"Karena dia adalah keturunan Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam, maka aku mencintai dan memperhatikannya"

Menteri bertanya lagi, 
"Baik kalau begitu. Tapi mengapa ketika pulang si anak tsb malah kau cubit?"

Syd umar menjawab, "Tunggu dulu...! Itu cubitan sebagai tanda antara aku dan dia. Agar nanti dihari kiamat dia mencariku. Dan ketika aku bertemu dengannya, aku akan suruh dia untuk bilang kepada kakeknya, memintakan syafaat untukku."

Semoga Allah menjadikan hati kita hati yang Cinta kepada orang-orang sholeh, orang-orang yang dicintai Allah Subhaanahu Wata'ala, memiliki ikatan dengan mereka hingga kelak kita mendapat syafaat mereka di akhirat... 
Aamiin... 



Sumber : https://t.me/akhwattarim

Share:

Support