Slide -1

Title.com.

11 ADAB MURID TERHADAP GURU

Sumber : Imam Al-Ghazali di dalam Bidayatul-Hidayah*

Jumat, 18 September 2020

SANAD KEILMUAN DAN GURU-GURU AL HABIB UMAR BIN HAFIDZ


Sanad keilmuan Guru Mulia Al Musnid Al Habib Umar bin Hafidz, disampaikan oleh beliau secara langsung di Auditorium Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 25 September 2019.

Diantara Guru-guru beliau yaitu :

1. Ayah beliau yaitu Habib Muhammad bin Salim bin Hafidz
2. Habib Muhammad bin Alwi bin Abdullah bin Syihabuddin
3. Habib Abdillah bin Syekh bin Idrus Al Idrus
4. Habib Ahmad bin Ali bin Ahmad bin Syaikh Abu Bakar
5. Habib Ahmad Waliy bin Ahmad Abu Bakar bin Syaikh Abu Bakar
6. Habib Muhammad bin Awud bin Syaikh Abu Bakar
7. Habib Syekh bin Ahmad bin Salim bin Syaikh Abu Bakar
8. Habib Abdul Qodir bin Muhammad Al Habsyi
9. Habib Ahmad bin Hasan Al Haddad
10. Habib Ja'far bin Salim Al Habsyi
11. Habib Ali bin Hasan bin Ahmad Al Attas
12. Habib Abdul Qodir bin Ahmad Assegaf
13. Habib Abubakar Attas bin Abdullah Al Habsyi
14. Habib Ahmad Masyhur bin Thoha Al Haddad
15. Habib Ibrahim bin Umar bin Agil bin Yahya
16. Habib Muhammad bin Abdullah Al Haddar
17. Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki
18. Habib Haddar bin Muhammad Al Haddar
19. Habib Salim bin Abdullah Asy Syatiri
20. Syaikh Fadhil bin Abdurrahman BaFadhl
21. Syaikh Muhammad Yasin Al Fadani
22. Syaikh Ismail bin Zain Al Yamani
23. Habib Idrus bin Umar Al Habsyi
24. Habib Muhammad bin Salim As Sirri
25. Para Ulama dari Negeri Syam dan India
26. Para Ulama dari Negeri wilayah Barat dan Timur
27. Serta banyak Ulama lainnya

Ijazah Sanad ilmu dakwah :

1. Habib Ahmad bin Hasan Al Haddad
2. dari Ahmad bin Hasan Al Attas
3. dari Habib Abubakar bin Abdullah Al Attas
4. dari Habib Ahmad bin Umar bin Smith Quthb Da'i pada zamannya
5. dari Ayahnya dan dari pamannya Habib Muhammad bin Zain Al Habsyi
6. dari Imam Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad
7. dari Imam Al Habib Umar bin Abdurrahman Al Attas
8. dari Habib Husein bin Syekh Abu Bakar bin Salim
9. dari Ayahnya yaitu Syaikh Abu Bakar bin Salim
10. dari Imam Ahmad Syihabuddin bin Abdurrahman
11. dari Imam Al Habib Umar bin Muhammad Basyaiban
12. dari Imam Abdurrahman bin Syaikh Ali
13. dari Ayahnya dan Pamannya Imam Abdullah Alaydrus
14. dari Imam Abubakar As Sakran dan Imam Umar Muhdor
15. dari ayahnya Imam Abdurrahman Assegaf
16. dari Imam Muhammad Mauladdawilaih
17. dari ayahnya Imam Ali dan pamannya Imam Abdullah
18. dari ayahnya Imam Alwi bin Faqih Al Muqoddam
19. dari ayahnya Sayyidna Faqih Al Muqoddam
20. dari ayahnya Imam Ali
21. dari pamannya Alwi (kakek dari Walisongo di Indonesia)
23. dari Imam Muhammad bin Shahib Mirbath
24. dari ayahnya Imam Kholi' Qosam
25. dari ayahnya Imam Alwi
26. dari ayahnya Imam Muhammad
27. dari ayahnya Imam Alwi (awal dari marga Ahlul Bait yang disebut sebagai Alawiyyin)
28. dari ayahnya Imam Ubaidillah
29. dari ayahnya Imam Ahmad Muhajir bin Isa
30. dari ayahnya Imam Isa
31. dari ayahnya Imam Muhammad
32. dari Imam Ali Al Uraidhi
33. dari saudaranya Imam Musa Al Kadzim
34. dari ayahnya Imam Ja'far As Sodiq
35. dari ayahnya Imam Muhammad Al Bagir
36. dari ayahnya Imam Ali Zainal Abidin
37. dari ayahnya Sayyidina Husein bin Ali
38. dari ayahnya Sayyidina Ali bin Abi Thalib
39. dari Ibunya Sayyidina Fatimah Az Zahra
40. dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam

Kemudian setelah menyebutkan guru-guru beliau, Habib Umar bin Hafidz mengijazahkan sanad ilmu dakwah kepada ribuan Ulama, Habaib Kiai, dan Ustadz yang hadir.

Sumber : dikutip melalui laman Facebook Ustadz Imron Rosyadi

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

Share:

KOMUNITAS PENCINTA HABAIB DAN ULAMA PALANGKARAYA, SIAP MENGAWAL HABAIB DAN ULAMA


Ulama adalah orang-orang yang berjuang di jalan agama melalui ilmu. Mereka adalah orang-orang yang mewarisi Nabi dalam menjaga dan mensyiarkan ilmu-ilmu-Nya. Imam Hasan al-Basri ketika ditanya tentang amalan yang mendekatkan diri kepada Allah dan yang menyelamatkan pada hari akhir. "Cintailah para aulia atau ulama (orang yang dekat dengan Allah) dan berharap ketika Allah menatap hati para kekasihnya, di sana tertulis namamu.

Dengan mencintai Habaib dan Ulama maka pasti yang ditemukan adalah kebaikan dan keberkahan. Untuk mengambil keberkahannya sejumlah pemuda yang berlatar belakang dari beberapa Majelis yang ada di Kota Palangkaraya berinisiatif membuat suatu wadah komunitas yaitu Pencinta Habaib dan Ulama.


"Tujuan dibuatnya komunitas ini adalah untuk menambah kecintaan kita kepada Ahlul Bait Rasulullah (Dzuriat Nabi) dan para pewaris Nabi yaitu Para ulama," jelas ketua Komunitas Pencinta Habaib dan Ulama Kota Palangkaraya Haji Muhammad Khaidir," Jumat  (18/09/2020)

H. Khaidir menambahkan selain wadah tempat berkumpul dan sharing komunitas  Pencinta Habaib dan Ulama juga sering melakukan kegiatan yang sifatnya pengawalan terhadap Habaib dan Ulama yang ada di Kota Palangkaraya.


"Kami komunitas Pencinta Habaib dan Ulama Palangkaraya sering di minta untuk mengawal para Habaib dan ulama yang lagi berdakwah di kota Palangkaraya, selain itu kami juga membantu warga atau majelis yang akan mengadakan hari besar Islam dalam hal materi, tenaga dan pikiran," ucapnya

Sementara itu sekretaris Komunitas Pencinta Habaib dan Ulama Kota Palangkaraya Haji Muhammad Azhar menuturkan komunitas ini untuk mempererat   tali silaturahmi antara sesama muslim.


"Komunitas ini sebagai wadah kita untuk mempererat tali silaturahmi sesama muslim khususnya jama'ah majelis yang ada di Kota Palangkaraya," ucapnya

Haji Azhar berpesan bagi warga masyarakat yang perlu bantuan dalam pengawalan kepada Habaib dan ulama maupun perayaan hari besar Islam, Komunitas Pencinta Habaib dan Ulama Kota Palangkaraya siap membantu silahkan hubungi kami.

"Kami siap membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam hal Pengawalan terhadap Habaib dan Ulama maupun perayaan hari besar Islam kami siap membantu, silahkan hubungi saja kontak ini 081352732987 ( H. M. Khaidir) , 085230515533 (Haji Arief), 082251442016 ( H. A. Safawi)," pesannya.

Adapun susunan struktur komunitas Pecinta Habaib dan Ulama Kota Palangkaraya adalah
Pembina/Penasehat:
GURU H.M.ARSYAD, USTADZ H.M.ALGHIFARI, GURU AHMAD SAZALI
Ketua Umum:
 H.M.KHAIDIR(081352732987)
Ketua 1: H.ARIEF(085230515533) 
Ketua 2: H.A.SAFAWI(082251442016)
Sekretaris:
H.M.AZHAR
Bendahara:
LIKMA AHJAYADI
Bidang Humas:
USTADZ M.YUSUF, USTADZ A.KHAIRUN, IMRON NAZIBULLAH, H.AHYADIN
Bidang Dokumentasi: 
AHMAD SOFYAN(AMAT GADUX), OMAN, ANDI, YADI
Bidang Kesehatan: ARJAN
Bidang Sosial: H.M.RIFA'I,H.HANAFIAH,H.ZAINAL
Bidang Keamanan: H.A.BASUKI RAHMAT
Bidang Umum:
ZANI ALVARO, REZA, A.QUSYAIRI, ABI, A.TAUFIK, A.KHAIDIR, YUDI, FAJRIN, IYAN SETIAWAN, M.AINI DAN SELURUH ANGGOTA GRUP
Share:

Kamis, 17 September 2020

BANSER PALANGKARAYA TERTIBKAN PEMAKAMAN ROIS SYURIAH PW NU KALTENG


Palangkaraya,- Ribuan jamaah hadiri Sholat jenazah KH Anwar Isa di Masjid Raya Nurul Islam Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Banyaknya jamaah membuat situasi tidak lagi memenuhi protokol kesehatan covid-19. Melihat situasi seperti itu Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dengan cepat menertibkan para jamaah yang akan ikut melaksanakan sholat jenazah sampai proses pemakaman, sehingga semuanya berjalan dengan lancar.

"Pengamanan Dan Pengawalan Jenazah KH. Anwar Isa ini salah Satu bentuk pengabdian Kami Banser Kepada Ulama NU Yang juga Ketua MUI Provinsi Kalteng karena beliau merupakan ulama kharismatik pemersatu seluruh umat Kalteng khususnya Kota Palangka Raya ini," kata Kepala Satkorcab Kota Palangkaraya Ary Kholiq. Kamis (17/09/2020)

Ary menambahkan ini menjadi suatu kebanggaan bagi Banser Palangkaraya di beri amanah untuk berpartisipasi dalam proses pemakaman ulama kita.

"Suatu kebanggaan Banser Palangkaraya untuk turut berpartisipasi dalam prosesi Pemakaman ini. Harapannya akan ada lagi pengganti beliau sebagai sosok jadi panutan seluruh umat tapi dihati kami tidak tergantikan. kami mendoakan beliau Husnul Khotimah dan keluarga Yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.Amiin," harapnya

Hal senada juga di sampaikan oleh ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Tengah Elly Saputra.

"Sosok KH Anwar Isa adalah panutan kami di NU karena beliau sekarang menjabat Rois Syuriah PW NU Kalteng saat ini. Kami begitu sangat kehilangan, karena beliau adalah ulama pemersatu umat yang bisa di jadikan Guru, Orang Tua, dan juga sahabat," tuturnya

Elly juga mendoakan ulama yang akrab disapa Abi ini mendapat Husnul khatimah dan di Ampuni segala dosanya, dan amal ibadahnya di terima oleh Allah SWT.

Perlu diketahui KH Anwar Isa saat ini menjabat sebagai Rois Syuriah PW NU Kalteng dan juga Ketua MUI Kalimantan Tengah. beliau wafat pada Rabu (16/09/2020) dan di makamkan di kompleks pemakaman Bengaris Alkah Amuntai. Selain itu beliau juga menjadi Imam Besar Masjid Raya Nurul Islam. Karena itulah beliau bisa di terima dari kalangan Ulama, pejabat dan masyarakat umum.
Share:

BIOGRAFI SINGKAT KH ANWAR ISA

Ayahnda Drs.H. Anwar Isa, Lc, putera dari pasangan H.M. Isa dan Hj.Nuriah, beliau adalah saudara kandung Prof.DR. H. Ahmadi  Isa, MA. Pria yang akrab di sapa "Abi" ini  lahir  pada  tanggal  1  Mei  1946  di  Jarang Kuantan,  Amuntai Kalimantan Selatan.  Alamat tinggal di jalan Salak No. 8 (Belakang Masjid Nurul Islam) Palangka Raya. Kyai Anwar Isa menekuni bidang keagamaan sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Beliau sangat mahir berbahasa Arab dan karenanya urang Jarang  Kuantan ini sangat  menggemari membaca kitab-kitab  berbahasa  Arab.  Motto  hidupnya  adalah  berjuang untuk ummat Islam. Ia berpesan kepada generasi muda jadilah insan yang bermanfaat bagi ummat dan masyarakat. 

Pendidikannya  dimulai  dari  SR  6  tahun  (Amuntai)  tamat tahun  1959,  PGA  4  tahun  (Rantau)  tamat  tahun  1962,  MAAIN (Banjarmasin)  lulus  tahun  1965,  Pondok pesantren  Rasyidiyah Khalidiyah  (Amuntai)  lulus tahun 1965. Di pondok Rakha ini beliau belajar kepada Ulama besar di antaranya Syaikh Janawi, Syaikh Nafiah, Syaikh Zam Zam( beliau mendengarkan Hadits Arbain Nawawi dengan beliau).

Sarjana  Muda  IAIN  (Amuntai)  lulus  tahun  1972,  Sarjana Lengkap(Drs) diraihnya dari Sekolah Tinggi Islam Tarbiyah Rakha Kopertis IV Sunan Ampel Surabaya pada tahun 1992.Sedangkan gelar Lc diperolehnya di Fakultas Syari’ah Universitas Damaskus, Syiria pada tahun 1982.Beliau bermukim di sana kurang lebih 10 tahun. 

Beliau kuliah di sana dan mendapati Ulama- Ulama besar di antaranya :
1. Fadhilatu Syaikh Muhaddits Doktor Nuruddin 'Itr
2. Fadhilatu syaikh Al-Imam Asy-Syahid Doktor Muhammad Said Ramadhan Al-Buthi.
3. Fadhilatu Syaikh Al-Faqih Doktor Wahbah Az-Zuhaili.
4. Serta Saudaranya Fadhilatu syaikh Musthafa Zuhaili.
5. Fadhilatu Syaikh Al-Habib Muhammad bin Alwi Al- Maliki Al-Hasani.
6. Fadhilatu Syaikh Abdul Karim Al-Banjary
Dan lain-lain.
Melakukan perjalan Haji kurang lebih 22 kali, melakukan perjalanan ke Lebanon, mesir.

Selain itu, beliau juga mengikuti penataran P4 Tingkat Nasional (1985), Tenaga Pengajar Bahasa  Arab LIPIA  (1988), Manasik haji (1992) dan  Pelatihan Pemahaman Al-Qur’an di Palangkaraya (2001). Berbagai kegiatan lain yang bertemakan agama (bidang Kemasjidan dan Tilawatil Qur’an) beliau ikuti secara berkesinambungan.

Sejak usia muda hingga sekarang beliau aktif diberbagai organisasi keagamaan, kemahasiswaan, kemesjidan  dan lain-lain. Putera H. Muhammad Isa yang ini juga aktif dibidang pendidikan. Hal  tersebut  dapat  dilihat  dari  aktifitasnya  sebagai  Pemimpin Ponpes Al-Anwar Amuntai (1988), Kepala Sekolah Ibtidaiyah NU Jl. Dr. Murjani Palangka Raya (1994-2000), Dosen Luar Biasa pada STAIN Palangka Raya (1999-2000), Dosen Pendidikan Agama Islam di Akademi Gizi Politeknik Kesehatan Palangka Raya (2000), selain mengajar di Perguruan Tinggi tersebut, juga berprofesi sebagai  Imam besar Mesjid Raya Nurul Islam  Palangkaraya (sejak 1994 – sekarang), Penatar/Pelatih Manasik Haji  Tingkat Provinsi  Kalteng (2004),  Penyeleksi  calon Petugas Haji Daerah Kalteng (2003-2005), Ketua KBIH Kiswah Palangka Raya (sejak 2002-sekarang) dan sebagai penceramah di berbagai Majelis Ta’lim. 

Jabatan lainnya yang pernah diemban adalah sebagai Ketua MUI Provinsi Kalimantan Tengah, Ketua/ Rois Syuriah PWNU Provinsi Kalimantan Tengah, Ketua Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Kalimantan Tengah.


Beliau berpulang kerahmatullah pada hari Rabu 16 September 2020 sekitar Pukul 11.20 WIB di RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya. Dan di makamkan di Alkah Warga Amuntai Komp. Bengaris Kota Palangka Raya berdampingan dengan makam KH. Busra Khalid dan Prof. Dr. H Ahmadi Isa dengan usia 74 tahun.

Selamat jalan guruku
Semoga Allah melapangkan Kubur pian, selalu dapat curahan Rahmat dan maghfirah dariNya dan semoga yg ditinggalkan diberikan keikhlasan dan kesabaran. Aamiin

#Catatan ini diambil dari berbagai sumber dengan sedikit penambahan dari penulis

Sumber: 
1) Judul Buku "Ulama Banjar dari Masa ke Masa" (edisi revisi) kerjasama LP2M UIN Antasari dgn MUI Provinsi Kalimantan Selatan thn 2018 hal 446 (Profil KH. Anwar Isa)
2) Catatan Sanad Masyaikhah Banjariyyah yg ditulis Guru H. Abdussalam AM ketika berkunjung kerumah alm abi tanggal 10 Juli 2020
Share:

Rabu, 16 September 2020

PEMAKAMAN KH. ANWAR ISA DIANTAR RIBUAN ORANG


Ulama adalah pewaris para Nabi (Al-'ulama warasatul Anbiya). Mereka yang disebut pewaris para Nabi adalah ulama yang lurus, punya ilmu dan adab yang tinggi, memiliki sifat khauf (rasa takut) kepada Allah 'Azza wa Jalla. Mereka laksana pelita yang menerangi bumi.

Kemaren Kalimantan Tengah berduka dengan wafatnya ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Tengah KH. Anwar Isa. Beliau sosok Ulama yang menyejukkan umat. Beliau bisa juga sebagai Guru, Orang Tua, dan Sahabat. Selain menjabat sebagai Ketua MUI Kalteng, beliau juga aktif di Nahdatul Ulama Organisasi terbesar di Indonesia, beliau menjabat sebagai Rois Syuriah PWNU Kalteng dan menjadi Imam Besar Masjid Raya Nurul Islam. Oleh sebab itu beliau bisa di terima dari kalangan Ulama, pejabat dan masyarakat.

Itu terbukti saat proses pemakaman ribuan jamaah mengantarkan jenazah KH Anwar Isa ke peristirahatan terakhir di kompleks pemakaman Bengaris Alkah Amuntai. Kamis (17/09/2020)

Jenazah KH. Anwar Isa di sholatkan di Masjid Raya Nurul Islam dengan imam sholat jenazah KH. Muksin di hadiri ribuan jamaah yang ikut sholat jenazah. Setelah itu jenazah dibawa kompleks pemakaman Bengaris Alkah Amuntai dengan di iringi ribuan pelayat.

Sedangkan proses pemakaman ketika pembacaan talqin dibacakan oleh Wakil Gubernur Habib Ismail Bin Yahya Balghoits, Ketua MUI Kota KH. Zainal Arifin, dan KH. Muksin.

Salah satu pelayat Supiani mengatakan baru pertama kali selama ia di Palangka Raya melihat iringan pelayat panjangnya lebih dari satu kilometer.

"KH Anwar Isa memang sosok ulama kharismatik bisa dekat dengan siapa saja, beliau contoh panutan bagi siapa saja," ucapnya.

Share:

Selasa, 15 September 2020

KETUA MUI KALIMANTAN TENGAH, KH. ANWAR ISA TUTUP USIA


Kabar duka menyelimuti Kota Palangkaraya khususnya, Kalimantan Tengah umumnya. Ketua MUI Kalimantan Tengah KH. Anwar Isa tutup usia. Rabu (16/9/2020) di Rumah Sakit Doris Sylvanus kota Palangkaraya.

Ulama besar Kalimantan Tengah ini menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 11.20 wib siang tadi. Setelah menjalani perawatan beberapa hari di rumah sakit.

Sekarang almarhum di semayamkan di rumah duka jalan Salak, Kampung Baru, kelurahan Pahandut, kecamatan Pahandut.

Berdasarkan info di grup WhatsApp Almarhum di kebumikan di kompleks pemakaman Bengaris Alkah Amuntai.

Share:

PERANGI COVID, KEMENAG PUSAT BANTU RP 200 JUTA UNTUK PESANTREN DI PALANGKA RAYA


Palangka Raya (Humas) Kementerian Agama terus berupaya mengurangi penyebaran virus korona, salah satunya dengan memberikan bantuan biaya operasional ke pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam. 

Untuk wilayah Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, sedikitnya ada lima pondok pesantren (Pontren) dan enam lembaga pendidikan Islam mendapat bantuan dengan nilai total Rp 200 juta. 

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kota Palangka Raya, Rahmat Fauzi, Jumat (11/9/2020) siang. 

"Di Palangka ada lima pondok dan enam lembaga pendidikan keagamaan Islam yang dapat bantuan yaitu empat Taman Pendidikan Alquran atau TPQ dan dua Madrasah Diniyah Takmiliyah atau MDT" ucap Fauzi. 

Dikatakan nilai bantuan lembaga berbeda-beda ada yang Rp40 juta dan 25 juta untuk pesantren dan untuk TPQ serta MDT masing-masing Rp10 juta.

"Untuk pondok sesuai Juknis nilai bantuannya tergantung jumlah santrinya. Ada yang 50 juta untuk pondok besar, 40 juta untuk pondok sedang dan pondok kecil Rp25 juta. Di kita satu pondok dapat Rp40 juta dan empat pondok dapat Rp25 juta serta enam lembaga pendidikan keagaman Islam masing-masing Rp10 juta sehingga total Rp200 juta," ucapnya. 

Bantuan itu, lanjut Fauzi ditransfer langsung oleh Ditjen Pendidikan Islam Kementerian RI ke rekening masing-masing lembaga melalui BNI.

Dijelaskan, bantuan tersebut diberikan untuk meringankan biaya operasional pesantren dan lembaga keagamaan Islam. Selain itu juga untuk memutus atau mengurangi mata rantai penyebaran covid-19 di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam. 

"Bantuan ini juga sebagai wujud keberpihakan pemerintah atau affirnative action bagi pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam," ucapnya. 

Untuk itu, lanjut Fauzi, sesuai petunjuk teknis yg dikeluarkan Dirjen Pendis Kemenag RI, bantuan itu harus dimanfaatkan untuk biaya kebutuhan penerapan protokol kesehatan seperti pembelian sabun, hand sanitizer, masker, thermal scenner, wastafel atau alat-alat penunjang penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

"Dana itu juga bisa dimanfaatkan untuk biaya operasional seperti pembayaran listrik, air ataupun untuk biaya keamanan," ucapnya. 

Karena sumber dana tersebut dari negara, lanjut Fauzi, maka penggunaanya harus sesuai juknis dan harus dipertanggungjawabkan. Karena itu setiap lembaga yang mendapatkan bantuan tersebut harus membuat pertanggungjawaban dan diserahkan ke Kementerian Agama Kota Palangka Raya. (Eka)


Sumber : https://kalteng.kemenag.go.id/palangkaraya/berita/505319/Perangi-Covid-Kemenag-Pusat-Bantu-Rp-200-Juta-untuk-Pesantren-di-Palangka-Raya

Share:

Support