Slide -1

Title.com.

11 ADAB MURID TERHADAP GURU

Sumber : Imam Al-Ghazali di dalam Bidayatul-Hidayah*

Rabu, 31 Juli 2019

Peduli bencana asap, komunitas Darkah Madinah Palangkaraya bagikan masker gratis


Anak-anak Komunitas Darkah Madinah Palangkaraya membagikan masker gratis

Palangkaraya,(01/08)-Akhir-akhir ini Palangkaraya kembali di selimuti asap, di akibatkan oleh lahan yang terbakar karena musim kemarau. Komunitas Darkah Madinah Palangkaraya peduli dengan bencana kabut asap maka Rabu (31/07) membagikan masker gratis di jalan-jalan.

Jangan lupa pakai masker ya

Kegiatan yang digelar di persimpangan lampu merah G.obos ini dilakukan pukul 16.00 wib dengan membagikan masker kepada pengendara roda dua dan roda empat.

Tetap semangat

Ini salah satu bentuk kepedulian kita terhadap bencana kabut asap yang terjadi di Palangkaraya, jelas Hamid sebagai koordinator aksi kepada tim AKWAB Media

Iya juga menambahkan adapun yang di bagikan berjumlah seribu masker dan itu habis dalam waktu setengah jam, terangnya.

Membagikan masker dengan pengendara yang stop di lampu merah

Aksi-aksi seperti ini memang masuk dalam agenda kegiatan Darkah Madinah Palangkaraya bakti sosial untuk masyarakat, tambah pria yang masih kuliah di IAIN Palangkaraya ini.(AbuAtoillah)
Share:

Rabu, 24 Juli 2019

DMP main kerumah ulama, ini pesan ketua MUI Kota Palangkaraya

Silaturahmi DMP kepada ketua MUI Kota Palangkaraya

Palangkaraya,(24/07). Komunitas Darkah Madinah Palangkaraya kali ini main ke rumah K.H Zainal Arifin yang berada di perumahan Marina permai

Komunitas yang berfokus dakwah di kalangan anak muda ini melalui koordinator bidang dakwah Supian menyampaikan main kerumah ulama ini adalah agenda komunitas ini untuk sosialisasi kepada masyarakat Palangkaraya khususnya tokoh-tokoh ulama yang ada disini, ujarnya.

K.H Zainal Arifin adalah termasuk tokoh yang ada di Palangkaraya ini dan beliau sekarang menjabat ketua MUI kota, tambahnya kepada tim AKWAB Media

Sedangkan dari komunitas Darkah Madinah Palangkaraya saat itu dipimpin langsung oleh Habib Umar Assegaf Bahlega, Habib Hamzah Assegaf beserta pengurus Darkah Madinah Palangkaraya. Habib Umar Assegaf Bahlega menjelaskan kepada K.H Zainal Arifin visi dan misi Komunitas ini,  beliau merespon positif dan sangat senang malah bersedia apa bila nanti di perlukan.

Ulama lulusan Darussalam Martapura ini juga berpesan agar selalu Istiqomah mengajak umat, untuk selalu berbuat baik, pesannya. (Abu atoillah)
Share:

Senin, 22 Juli 2019

Fun futsal, semangat anak muda


Palangkaraya,(23/07),-olahraga memang bukan hanya mengajarkan seseorang menjadi lebih sehat, namun juga mengajarkan bagaimana cara seseorang menahan diri untuk tidak melakukan hal hal yang justru akan merugikan diri sendiri atau pun orang lain. Maka dari itu komunitas Darkah Madinah palangkaraya tadi malam, Senin (22/07) mengadakan fun futsal with Darkah Madinah palangkaraya.

Kegiatan yang di mulai pukul 21.00 ini di sambut positif dari anak-anak muda, itu terlihat dari banyaknya yang ikut bergabung.

Mereka terdiri anak-anak muda yang suka main futsal, dan teman-teman yang tergabung di komunitas Darkah Madinah palangkaraya, jelas amin, sebagai bendahara di komunitas ini

Ia juga menambahkan, agenda ini kedepannya akan menjadi kegiatan rutin komunitas ini, dan nanti kita akan mengadakan turnamen agar menambah semangat anak-anak futsal, terangnya.
Share:

Minggu, 21 Juli 2019

Ngopi bareng bersama komunitas Darkah Madinah palangkaraya (DMP) menjadi tempat curhat anak muda

Palangkaraya(22/07)-Ada Pemandangan berbeda tadi malam, Senin (21/07) di warkop Papadaan jalan jati, ada beberapa anak muda yang nongkrong memakai peci dan jilbab. Rupanya mereka mengikuti kajian islami yang di adakan komunitas Darkah Madinah palangkaraya di warkop Papadaan.

Ngopi bareng ini mengangkat tema cinta adalah pengorbanan, kegiatan yang di mulai pukul 20.00 wib di buka oleh moderator, dan di lanjutkan pembacaan nasyid oleh Habib Hamzah Assegaf.

Sedangkan permaterinya adalah Habib Umar Assegaf Bahlega dari Pasuruan, sekaligus penasehat di komunitas Darkah Madinah palangkaraya.

Dalam penyampaian materinya beliau, menjelaskan cinta adalah pengorbanan tapi jangan sampai kita menjadi korban cinta yang salah, yaitu cinta yang harus berdasarkan iman. Bagaimana itu yaitu mencintai Allah dan Rasulnya, apa bila kita ingin dicintai oleh Allah maka cintai lah Rasulullah.

Di dalam ngopi bareng, ada segmen tanya jawab. Ini sangat dinantikan oleh peserta karena mereka bebas bertanya, bahkan dari mereka ada yang curhat masalah percintaan, dan mereka meminta solusi kepada Habib Umar.

Semakin asyiknya kegiatan yang rencananya berakhir pukul 21.30 menjadi molor pukul 21.45 karena antusias peserta yang masih mau bertanya.

Sebelum di tutup kegiatan di bacakan nasyid oleh Habib Hamzah Assegaf, setelah itu di tutup oleh moderator. (Abu Atoillah)
Share:

Sabtu, 20 Juli 2019

Sharing night, dihadiri ratusan anak muda Palangkaraya


Palangkaraya,(20/07). Komunitas anak masjid berkerjasama dengan komunitas Darkah Madinah palangkaraya Sabtu (20/07)  mengadakan kegiatan sharing night, dengan mengangkat Tema Aku lelah.

Kegiatan yang bertempat di masjid Aqidah jl. A. Yani, di mulai setelah sholat isya. Sedangkan permaterinya Habib Umar Assegaf Bahlega dari Pasuruan.

Dalam penyampaian materinya Habib Umar Assegaf Bahlega mengingatkan anak zaman now, jangan mudah lelah dalam berhijrah, karena sesuatu kebaikan pasti akan ada ujian nya, dan Allah SWT tidak akan memberi ujian kepada hambanya di luar batas kemampuan hambanya.

Respon positif disambut baik oleh anak muda di palangkaraya, itu terbukti dari ratusan anak muda hadir pada kegiatan sharing night ini. ( Abu atoillah)
Share:

Jumat, 19 Juli 2019

Perkembangan awal Islam di kota Cantik


Kalobarasi kekuatan islam antara muslim Palangkaraya dan Pendatang sangat terbukti dengan adanya perkembangn yang  sangat pesat dari segi jumlah dan peranan islam dalam memajukan Pahandut pada waktu itu. Terlebih setelah tahun 1940, H. Abdullah Inin yang merupakan tokoh Dayak setempat, Ngabe Soekah, kembali dari perantauannya ke Pahandut sehinggag menimbulkan energy dan sinergi yang positif dalam mengembangkan Islam di Kota Palangkaraya.


Islam di Palangkaraya disinyalir sudah ada sejak tahun 1900 yang di bawa oleh pedagang dari kallimantan selatan, Ilam juga dating dari berbagai pelosok bumi Tambun Bungai yang lainnya seperti daerah Kota Waringin, Barito dan Kapuas.

Namun Islam baru bisa eksis di tengah masyarakatnya sejak tahun 1950 an, sebab menurut keterangan Bapak H. fahrul Dirun seorang pensiunan sekaligus mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah II Kota Madya Palangkaraya tahun 1969, pada tahun 1950 an Mesjid Wal Fajri sudah berdiri tegak disebuah lahan tanah yang berukuran 5x6 di jalan kalimatn yang tanahnya tersebut merupakan wakf atau hibah dari para penduduk setempat. Menurut H.F. Dirun pendiri Mesjid tersebut ada 4 orang tokoh yang ada pada saat itu yaitu Bapak H. Abdullah Inin, Bapak Bukhari , Bapak Basran Ismail (Pagundum), beliau seorang pendatang dari Amuntai (manatan pejuang), dan Matsam. Ini membuktikan bahwa Islam mulai berkembang di kampong Pahandut (Palangkaraya) sejak tahun 1950 an. 
(Sumber : K.H Muhammad Madjedi Ualama Kharismatik yang mendidik di kota cantik palangkaraya)

Share:

Selasa, 16 Juli 2019

MPR PKY kembali mengadakan pengajian rutin

Undangan pengajian rutin MPR PKY
Palangkaraya,(16/07) - MPR (Majelis Pencinta Rasul) Palangkaraya kembali mengadakan pengajian Rutin. Majelis yang terletak di jalan anggrek I no. 38 belakang UMP ini.  Pengajian ini insyaallah dilaksanakan pada hari Rabu (17/07/2019) pukul 19.30 wib.

Adapun materi yang di sampaikan oleh ustadz Mulkani dari Kapuas ini kembali membahas materi tentang syi'ar annabawiyah bagian 2, setelah sebelumnya bulan kemarin membahas materi bagian 1.

Majelis yang di bawah asuhan Habib Ismail bin Yahya ini mengundang dan mengajak warga palangkaraya, agar bisa berhadir dalam pengajian besok, karena pengajian bersifat umum. (Abu atoillah)
Share:

Support