Minggu, 16 Agustus 2020

MALAM INI, ALLAH MENGUNDANGMU!

Pernahkah kau menonton film tentang 'cinta?'. Biasanya waktu favorit untuk bertemunya mereka adalah ketika malam hari. Berdua, bersama, itulah kenikmatan yang tak ada duanya. 

Baiklah, jika telah tertanam di otak kita, bahwa berduaan dengan dia adalah hal terindah. Tapi mengapa berduaan dengan 'dia' itu tidak kita ganti saja dengan berduaan dengan Allah?

Di pertengahan malam, di atas sajadah, dalam keadaan suci, Allah merindukan air matamu yang merengek padanya. 

نصتغر لعظمته و نقوم له في جوف الليل و ظلمته و نستغفره و نسعد بمناجته

"Merendahkan diri kita di hadapan keagungan Allah, berdiri menghadapnya di keheningan malam & memohon ampunan, serta bermunajat kepada-Nya."

Habib Umar bin Hafidz dalam kitabnya yang berjudul 'Khuluquna' menyantumkan, bahwa *bangun malam untuk beribadah adalah termasuk dari akhlak kita kepada Allah.*

Bahkan, Allah pernah menyeru kepada Nabi Dawud, "Ya Dawud! Bohong orang yang mengaku mencintaiKu, tetapi jika datang malam hari, ia tertidur. Bukankah seorang kekasih menyukai berduaan dengan orang yang dicintainya?"

Belum bisa dikatakan cinta jika kita tidur di pertengahan malam. Kalau kita cinta, pasti kita ingin berduaan dengan Allah. Dan waktu berduaan itu paling pas di malam hari.

Apalagi jika kita sedang menghadapi masalah dalam hidup kita, kemanakah pelarian kita? Curhat sana-sini ke teman-teman kita??? Lalu apa hasilnya? Mungkin hanya kelegaan sementara. kalaupun ia bisa memberimu solusi, itu semua hanya perantara dari Allah. Coba kita ganti kebiasaan itu. Kita luapkan segala keluh kesah kita bersama Allah di malam hari. Merengeklah bagaikan seorang bayi dengan ibunya. Ingat, Allah pasti mendengarmu! Allah melihatmu! Allah paling mengerti semua yang kau rasakan! Dan Allah Maha Kuasa. Tak ada yang tak mungkin di sisi-Nya. Ia bisa dengan hanya sekedipan mata untuk menyelesaikan segala problem kita. Dan melapangkan hati kita selapang-lapangnya. Masihkah meragukan-Nya?

Kenalkah kau dengan Rabiatul Adawiyyah? Seorang wanita waliyyah, yang tak hentinya menghabiskan malamnya dalam keadaan fana' kepada Allah.
Dikatakan, wajah beliau selalu terlihat seperti baru wudhu'. Tapi ternyata, bukan air wudhu yang terurai di wajahnya. Melainkan air mata deras yang mengalir dari kedua matanya.
Nah, bagaimana dengan kita??? Yang sama-sama berlabel 'kaum hawa'. Jangan jadikan kesibukan kita dengan dunia di siang hari, menjadi alasan kita malas bangun di malam hari.

Luangkanlah waktumu untuk berduaan dengan Allah. Allah Sang Pemilik segalanya. Pemilikmu & pemilikku. Allah yang Maha Pengasih. Allah tak akan mengecewakan hamba-hambaNya.

Kalau gak ke Allah, mau kemana lagi???

Dikutip dari Kajian Kitab Khuluquna, karya Habib Umar bin Hafidz



Sumber : https://t.me/akhwattarim

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive

Support