Palangkaraya,- Dampak menghirup lem fox akan berdampak negatif pada kesehatan baik jangka pendek dan jangka panjang.
Adapun dampak jangka pendek yaitu hanya dalam beberapa detik saja, pengguna mengalami kemabukan dan efek lainnya seperti yang diakibatkan alkohol, menghirup lem dampaknya dalam jangka pendek juga menyebabkan apati, daya pertimbangan yang terganggu, ketidaksadaran, sakit kepala berat dan bercak-bercak di sekitar hidung dan mulut.
Sedangkan dalam jangka panjang akan berakibat bagi pengguna yang menghirup lem yaitu kelemahan otot, disorientasi, kurangnya koordinasi, sifat lekas marah, depresi, Kerusakan yang kadang-kadang tidak dapat disembuhkan pada jantung, hati, ginjal, paru-paru dan otak.
Untuk itu perlu sosialisasi bahayanya menghirup lem fox. Apalagi sekarang sudah menjadi trend di kalangan anak-anak dan remaja untuk menghirup lem fox.
Seperti yang terjadi terhadap dua remaja saat mau melakukan rehabilitasi narkoba yang didampingi oleh Pemulihan Berbasis Masyarakat (PBM) Kelurahan Pahandut, Palangkaraya. Selasa (18/08/2020).
Meraka mengaku ketika dalam keadaan mabuk lem fox apapun mereka lakukan karena dalam keadaan separuh sadar, sehingga melakukan hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Ketua PBM Kelurahan Pahandut Jayadi saat mendampingi masyarakat yang mau rehabilitasi mengatakan PBM siap memfasilitasi kepada para pengguna narkoba dan zat adiktif lainnya yang mau berubah dan melakukan rehabilitasi.
"Kami PBM siap memfasilitasi dan mengakomodasi bagi warga yang mau melakukan rehabilitasi narkoba dan zat adiktif lainnya. Tidak sampai di situ kami juga akan mendampingi juga setelah pasca rehab," ucapnya
Jayadi juga menjelaskan bagi pasien yang mau rehabilitasi akan dijaga privasinya dan dijamin kerahasiaannya.
"Kami akan menjaga privasi pengguna narkoba yang mau rehabilitasi dan kami jamin kerahasiaannya sehingga pengguna yang mau rehabilitasi tidak takut dan malu dengan masyarakat, karena privasinya terjaga dan ini semua gratis tanpa ada biaya," pungkasnya (Anas).






0 komentar:
Posting Komentar